Pejabat Dieksekusi di Tengah Hutan Amazon, Keluarganya Menonton

AMAZON
TERBAKAR: Gambar satelit NASA pada 13 Agustus 2019 lalu menunjukkan hutan Amazon Brasil terbakar. NASA via AP

BRASILIA – Kegigihan Maxciel Pereira dos Santos melindungi hutan Amazon dan para penghuninya harus dibayar mahal. Pejabat badan perlindungan penduduk asli Brazil, FUNAI itu ditembak mati di hadapan keluarganya, Jumat (6/9) lalu.

Santos ditembak dua kali di bagian kepala saat mengendarai sepeda motor di jalan utama Kota Tabatinga. Perwakilan serikat pekerja FUNAI menyebut pembunuhan keji itu adalah aksi balasan atas peran Santos dalam memerangi invasi ilegal dari para pemburu, pembalak dan penambang emas di resevasi Vale do Javari.

Saat ini polisi sedang menyelidiki apakah kematian Santos terkait dengan pekerjaanya di FUNAI. Kepolisian tidak memiliki cukup informasi untuk menentukan motif di balik kejahatan tersebut.

Santos sudah bekerja di FUNAI selama lebih dari 12 tahun. Termasuk lima tahun sebagai kepala dinas lingkungan hidup di reservasi Vale do Javari.

INA mendesak pihak berwenang agar menunjukkan bahwa Brazil tidak lagi memaafkan kekerasan yang dilakukan oleh mereka yang terlibat, berdasarkan ketentuan hukum dalam melindungi dan menggalakkan hak-hak suku asli. Mereka juga meminta pihak berwenang untuk melindungi para pekerja yang menjaga lahan suku asli. (ant/dil/jpnn)

Berita Terkait