PDAM Sudah Reklasifikasi Tarif Pelanggan, Komisi II Belum Tahu Besaran Angkanya

Komisi II menggelar rapat kerja bersama jajaran direksi PDAM di Lantai II Griya Sawala, Kamis (14/11).FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Giri Nata saat ini sudah melakukan reklasifikasi tarif bagi pelanggan PDAM. Hal ini terungkap saat Komisi II menggelar rapat kerja bersama jajaran Direksi PDAM, Kamis (14/11), di Lantai II Griya Sawala.

Dari total sebanyak 58.558 pelanggan, yang sudah reklasifikasi tarif sebanyak 12.044 pelanggan yang terdiri dari kelompok I sebanyak 111 pelanggan, kelompok II sebanyak  8.648 pelanggan, kelompok III sebanyak 3.280 pelanggan, dan kelompok khusus sebanyak 10 pelanggan.

Direktur PDAM, Sopyan Satari SE MM menjelaskan, PDAM sebenarnya bukan menaikkan tarif, akan tetapi berusaha melakukan reklasifikasi tariff pelanggan. Pria berkumis yang akrab disapa Opang ini mencontohkan, di perumnas jika dulu rumahnya tipe 21 tapi sekarang banyak berubah bentuk rumahnya.

Sehingga, oleh PDAM dilakukan reklasifikasi tarif. “Kami belum menaikkan tarif, nunggu pelayanan normal kembali. Setelah pemasangan instalasi beres semua, paling di tahun 2020, itupun harus konsultasi ke BPKP dulu,” kata Opang

Opang membeberkan, PDAM sejak tahun 2012 belum menaikkan tarif, sehingga wajar kalau PDAM melakukan penyesuaian tariff. “Jika inflasi tiap tahun rata-rata 4 persen dan dikalikan 7 tahun maka inflasi kurun waktu itu sekitar 28 persen dan Tarif PDAM masih tetap bertahan sampai saat ini, jadi wajar kalau ada penyesuaian tarif,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon Ir H Watid Sahriar menjelaskan, rapat ini sebenarnya menindaklanjuti keluhan pelanggan PDAM, khususnya warga perumnas yang megeluhkan tagihan PDAM naiknya hingga 3 kali lipat.

Karena penasaran, kata Watid, komisi II memanggil jajaran direksi PDAM untuk diminta penjelasan. Setelah bertemu, kata Watid, PDAM membenarkan melakukan reklasifikasi tarif pada pelanggan. “Kita juga belum tahu detil nih besaran kenaikan yang dilakukan PDAM kepada pelanggan. Rencananya akan ada rapat lagi dengan PDAM pekan depan,” kata Watid. (abd)

Berita Terkait