Pasca Muludan, Sampah Masih Berserakan di Sekitar Keraton Kasepuhan

DLH Bersih-bersih Setelah Lapak Pedagang Steril

Sampah di depan gerbang masuk Masjid Agung Sang Cipta Rasa, Selasa (12/11).FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Dua hari pasca puncak muludan, sampah bekas aktivitas pedagang di sekitar Alun-alun Kasepuhan masih menumpuk. Tidak terkecuali di depan pintu masuk Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berencana melakukan bersih-bersih, setelah lapak dagangan di sekitarnya selesai di bongkar dan disterilkan.

Pemandangan gundukan sampah terlihat sangat mengganggu ketertiban dan keindahan sekililing keraton. Berdasarkan pantauan Radar Cirebon, sejumlah pedagang masih melakukan pembongkaran lapak. Begitu juga dengan wahana hiburan di bagian dalam alun-alun.

Kepala Bidang (Kabid) Persampahan DLH Kota Cirebon Soepriyanto mengatakan, petugas DLH akan segera melakukan pengangkutan. Tetapi setelah semua lapak beres. “Insya Allah besok (hari ini, red) atau lusa akan di garap (bersihkan, red),” katanya.

Yanto menuturkan, Keraton Kasepuhan belum mengirimkan surat terkait koordinasi untuk membersihkan sampah-sampah bekas aktivitas berjualan itu. Mengenai sampah berserakan di sekitar Alun-alun Kasepuhan, juga di-unggah beberapa akun facebook. Seperti akun Engkos Kosasih yang mendoakan petugas kebersihan untuk diberikan kesehatan dan kekuatan karena tugas besar membersihkan sampah-sampah berserakan telah menanti. “Semoga lelahnya menjadi amal pahala di sisi allah,” tulis dia.

Dalam 13 jam postingan tersebut di-unggah, ada lebih dari 1.000 respon dengan emoji mengacungkan jempol, raut wajah sedih, hingga terheran-heran dengan mulut terbuka lebar. Sementara untuk komentarnya, ada lebih dari 200 komentar.

Beragam tanggapan yang dilontarkan netizen menanggapi postingan tersebut. Ada yang menyayangkan, membalikan kepada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, hingga mempercayakan petugas kebersihan untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin. (ade)

Berita Terkait