Parkir Depan Rumah, Motor Warga Asjap Digondol Maling

Pelaku Berjumlah Empat Orang, Terekam CCTV

A ksi dua pelaku pencuri motor terekam CTTV. FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON -Kendati terkadang sulit mengungkapnya, namun fungsi kamera CCTV tetap saja ada gunanya. Salah satunya merekam kejadian dan mengenali wajah para pelaku kejahatan. Seperti yang terjadi pada aksi curanmor di Dusun 1, RT 03 RW 02, Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura (Asjap), Kabupaten Cirebon. Korbannya adalah Siti Amalia yang kehilangan sepeda motor Honda Beat nopol E 2325 OP di depan rumahnya pada Minggu dini hari (20/10) sekitar pukul 03.00 WIB.

Hasil rekaman CCTV yang dipasang di sekitar rumah, pelaku yang mengambil motor berjumlah 2 orang. Awalnya, pelaku pertama dengan pakaian sweater hoddie yang berpenutup kepala mencoba masuk. Dia terlihat  merusak kunci kontak sepeda motor. Namun, karena cukup lama dan kesulitan, sehingga satu pelaku lainnya yang menggunakan kolor dan kaus serta sarung di selempang muncul membantu.

Tampak pelaku yang menggunakan sarung itu mengajari membobol dan membawa kabur motor. “Tepatnya kejadian jam 3 dini hari. Pelakunya empat orang. Dua orang mengambil motor dan dua orang lagi memantau di depan rumah untuk mengawasi kalau-kalau ada orang,” beber Siti Amalia kepada Radar Cirebon, Senin (21/10).

Kehilangan sepeda motor milik Siti Amalia itu diketahui pertama oleh suaminya Ismail. Saat itu, Ismail kebetulan bangun dan melihat depan rumah, sekitar pukul 03.03 WIB. Dia dikagetkan dengan motor Honda Beat sudah tidak ada di parkiran.

“Di belakang rumah saya kan ada kamar buat karyawan, mereka tidur disitu. Kebetulan pas malam itu, karyawan saya keluar. Pikir suami saya nanti saja pagar digemboknya pas karyawan pulang, kebetulan suami ketiduran dan pas bangun pukul 03.30 WIB dini hari motor sudah gak ada,” papar Siti.

Melihat motornya lenyap, bergegas mengecek CCTV untuk memastikannya. Benar saja, hasil rekaman CCTV itu terlihat dua orang pelaku membawa lari motor. Keesokan harinya sekitar pukul 06.00 WIB, melapor ke Mapolsek Astanajapura.

“Suami sudah ke polsek. Cuman, karena motor saya baru beli 6 bulan lalu, ya BPKB-nya masih di deler belum saya ambil. Jadi, baru laporan lisan saja. Hari ini (kemarin, red) proses pengambilan BPKB, selesai ngambil BPKB baru proses laporan resminya,” katanya.

Meskipun demikian. Siti Amelia mengaku, Minggu pagi setelah laporan lisan polisi sudah datang untuk melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi. Serta mengamankan beberapa barang bukti seperti rekaman CCTV. “Polisi sudah ke sini, rekaman CCTV sudah di-copy pakai flash disk,” tuturnya.

Menurut Siti Amalia, sebelum kejadian di rumahnya kawanan maling sudah pernah menyantroni rumah tetangganya. Untungnya, aksi itu berhasil digagalkan karena diketahui oleh pemilik dan pelakunya berhasil melarikan diri. “Tidak hanya motor saya, katanya tidak lama warga Desa Kanci juga ada yang kehilangan motor,” pungkasnya. (cep)

Berita Terkait