Pangkalan TNI AL Cirebon Bekali Anggota Pramuka Saka Bahari Kemampuan Menyelam

CIREBON-Sebanyak 176 anggota pramuka saka bahari mengikuti pelatihan menyelam dan penyelamatan bawah laut di kolam renang Catherine Surya kompleks stadion Bima Kota Cirebon, Sabtu (14/12). Pelatihan digelar Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon dalam rangka pelatihan bela negara dan kedisiplinan.

Komandan Lanal Cirebon Letkol Laut (P) Agung Nugroho mengungkapkan, pelatihan menyelam dan penyelamat bawah laut (rescue) merupakan salah satu materi dalam perkemahan genta bahari yang digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (14-15/12). Para peserta merupakan perwakilan dari 11 pangkalan pramuka/sekolah di wilayah Cirebon dan Indramayu.

“Seperti diketahui bahwa kegiatan beberapa hari yang lalu dan hari ini adalah rangkaian kegiatan bela negara. Dimana hari ini merupakan kegiatan puncak yakni perkemahan genta bahari pelatihan bela negara,” ujar Agung kepada awak media.

 

Dalam pelatihan, peserta terlebih dahulu dikenalkan tentang materi selam dasar, mulai dari pengenalan alat, setting, hingga teknik penggunaan alat selam.

Agung menyatakan, disamping untuk eksplor bawah air, aktivitas menyelam juga berfungsi untuk kegiatan Search and Rescue (SAR) aspek laut.

“Dan supaya generasi muda khususnya pelajar dari Pramuka saka bahari lebih berminat dengan olahraga perairan,” ucapnya.

Tak hanya teori, para peserta juga mempraktekkan teknik penyelamatan korban tenggelam di laut. Dalam keadaan darurat, para peserta ditantang untuk melakukan penanganan tepat dan sesuai prosedur untuk memberikan pertolongan pertama.

Simulasi dilakukan dengan memposisikan salah satu peserta yang tenggelam dan mengalami cidera. Peserta lainnya kemudian terjun dan memberikan pertolongan dengan dibantu menggunakan pelampung. Instruktur juga menekankan pentingnya penanganan secara benar baik dalam proses evakuasi, hingga penanganan usai korban berhasil diangkat ke darat.

“Jadi sebenarnya selama ini juga kita mengadakan pelatihan rutin dua kali dalam sebulan. Selain selam dasar kita juga adakan SAR dan sea survival karena itu penting sekali untuk masyarakat pesisir agar bisa survive dalam menanggulangi bahaya di laut,” tutur Agung.

Lebih jauh, Danlanal mengatakan, berbagai kegiatan tersebut merupakan wujud pelaksanaan Undang-undang nomor 23 tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional sebagai pertahanan negara. TNI AL, melalui Lanal cirebon memiliki tugas dan kewajiban memberikan penyuluhan untuk menumbuhkan keasadaran bagi generasi muda tentang arti pentingnya bela negara.

“Sehingga mereka sebagai generasi muda yang memang notabene kota cirebon adalah kota maritim, akan lebih cinta dan lebih mencintai tentang kemaritiman. Selanjutnya penyuluhan akan diberikan juga oleh Kesbangpol kota dan kabupaten cirebon, kemudian kita kenalkan tentang dunia TNI Angkatan Laut, dan besok akan ditutup dengan kegiatan bersih-bersih di pantai kejawanan pada hari Minggu besok,” tandasnya. (day).

Berita Terkait