Open Bidding Sekda ”Tenggelam”, Rekomendasi Tertahan di KASN

Jabatan Pj Tersisa Satu Bulan

Open-Bidding
ILUSTRASI

CIREBON-Pelaksanaan open bidding eselon IIb sudah memasuki tahapan akhir. Sebentar lagi akan terpilih sejumlah pejabat kepala dinas atau setara untuk mengisi kekosongan jabatan. Nah, bagaimana dengan open bidding untuk jabatan sekretaris daerah (sekda)? Seleksi terbuka jabatan tinggi pratama tersebut seolah tenggelam. Padahal, masa jabatan penjabat (pj) sekretaris daerah sudah berjalan dua bulan, dari batas waktu tiga bulan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon H Anwar Sanusi SPd MSi mengatakan, saat ini dari hasil laporan stafnya surat permohonan rekomendasi masih berada di meja Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Setelah sebelumnya surat tersebut sudah diproses dan disetujui oleh Gubernur Jawa Barat.

“Surat rekomendasi masih diproses di KASN di Jakarta. Kita pantau terus melalui aplikasi Sijapti. Karena aplikasi ini selalu online dan kita bisa melihat perkembangannya sudah sampai mana,” katanya kepada Radar Cirebon.

Pada awalnya, pihaknya menginginkan open bidding eselon IIb dan IIa ini digelar bersamaan. Tapi karena prosedur yang harus dilaluinya berbeda, jadi tidak bisa dilakukan. Padahal semua persyaratan dari pemkot sudah dipenuhi semuanya, jadi hanya bisa menunggu.

Anwar juga sudah menugaskan stafnya untuk selalu memantau perkembangan proses tersebut. Apabila di aplikasi Sijapti sudah selesai, tim dari BKPPD menjemput surat itu untuk disampaikan ke gubernur. Dan pada proses ini nantinya juga akan dipantau terus. “Jadi yang bisa kita lakukan saat ini adalah memantau di aplikasi Sijapti. Bila ada pemberitahuan selesai maka kita akan ambil sendiri, ini untuk mempercepat proses selanjutnya,” tandasnya.

Seperti diketahui, Anwar Sanusi diangkap menjadi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah pada 14 Agustus. Saat ini, masa jabatannya sudah berjalan selama dua bulan empat hari.  Masa kerja pj sekda sendiri berlaku selama tiga bulan dan dapat diperpanjang sebelum ada pejabat defitnif yang terpilih melalui mekanisme open bidding. Anwar sempat disebut-sebut calon kuat sekretaris daerah. Namun, ia tidak masuk kriteria karena usianya masuk 58 tahun.

Di lain pihak, sumber Radar Cirebon di lingkungan Balaikota Cirebon sempat menyebutkan bahwa open bidding tahun kemungkinan hanya untuk kepala dinas. Sebabnya, proses untuk open bidding sekda memakan waktu cukuplama.

Internal parpol pengusung Nashrudin Azis- Eti Herawati juga tidak mempermasalahkan jabatan sekda yang diemban dengan status pj. Mengacu Peraturan Presiden 3/2018 tentang Pj Sekda, disebutkan bahwa pj diangkat untuk melaksanakan tugas sekda yang berhalangan melaksanakan tugas karena sekda tidak bisa melaksanakan tugas dan atau terjadi kekosongan.

Kekosongan bisa terjadi karena diberhentikan dari jabatannya, diberhentikan sementara sebagai pegawai negeri sipil, dinyatakan hilang atau mengundurkan diri dari jabatan dan/atau sebagai pegawai negeri sipil.

Kepala daerah menunjuk pelaksana harian apabila sekda tidak bisa melaksanakan tugas kurang dari 15 (lima belas) hari kerja, atau dalam proses penerbitan keputusan pemberhentian sekda kurang dari 7 hari kerja dan/atau pengangkatan penjabat sekretaris daerah.

Wali kota mengangkat PJ Sekda untuk melaksanakan tugas sekda setelah mendapat persetujuan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat. Masa jabatan pj sekda paling lama 6 bulan dalam hal sekretaris daerah tidak bisa melaksanakan tugas dan paling lama 3  bulan dalam hal terjadi kekosongan sekretaris daerah.

Pemerhati pemerintahan, Agus Sukanda mengatakan, posisi Pj Sekda bisa diperpanjang hingga terisi pejabat definitif. Walaupun SK PJ-nya berlaku 3 bulan, tetapi aturan membolehkan SK diperpanjang tanpa ada batasan hingga berapa kali. “Tidak ada masalah menjadi Pj Sekda. Bahkan kalau sampai batas usia pensiun,” katanya. (gus/abd)

Berita Terkait