Open Bidding Sekda Sepi, Calon Peserta Malu-malu

Open-Bidding
ILUSTRASI

CIREBON-Seperti sudah diprediksi sebelumnya, pendaftar untuk open bidding sekretaris daerah (sekda) Kota Cirebon sepi pendaftar. Diprediksi dua hari terakhir bakal dimanfaatkan mereka yang berminat dan memenuhi syarat. Mengingat sejak awal dibuka pendaftaran hingga MInggu (8/12) belum ada satu pun pejabat eselon II yang mengajukan berkas.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon H Anwar Sanusi SPd MSi mengakui belum menerima laporan adanya peserta yang mendaftar open bidding sekda. Padahal, stafnya selalu standby untuk siap memproses berkas baik secara online maupun manual. “Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Anwar juga mengatakan, bila ada peserta yang mendaftar tentunya persyaratan yang diperlukan akan segera diperiksa. Agar bila ada kekurangan atau tidak lengkap bisa langsung diinformasikan kepada peserta untuk dilengkapi dan diperbaiki.

Terkait izin dari walikota, dia tidak mengetahui, mana calon peserta yang sudah mengajukan mana yang belum. Baru pada saat pendaftaran, pada proses pemeriksaan akan diketahui salah satu persyaratan itu dilampirkan.

Sementara itu, pejabat yang diprediksi ikut open bidding sekretaris daerah, setidaknya ada empat orang.  Salah satunya, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Drs H Agus Mulyadi MSi. Dia secara pribadi belum memutuskan apakah akan mendaftar atau tetap fokus di jabatan yg saat ini. “Masih ada waktu ya dua hari lagi. Saya akan istikharah dulu dan  mohon petunjuk pimpinan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pansel Open Bidding Sekda Drs H Hasanudin Manap MM menyebutkan, ada sejumlah pejabat eselon IIb yang seharusnya bisa mengikuti open bidding ini. Diantaranya Drs H Agus Mulyadi MSi, Ir Yoyon Indrayana MT, Iing Daiman SIP MSi, Drs Sumanto dan Drs Andi Armawan. “Nama terakhir sepertinya sudah menjabat di eselon IIb kurang lebih lima tahun. Dan bisa daftar open bidding sekda ini,” jelasnya.

Namun saat dikonfirmasi, Andi enggan menanggapi apakah akan ikut atau tidak. Yang pasti dirinya masih fokus pada tupoksinya sebagai kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dia tidak ingin konsentrasi pekerjaannya menjadi tidak fokus hanya karena mendaftar open bidding sekda. “Sekda itu ibaratnya seorang panglima, dia harus memiliki kompetensi yang lengkap. Saya masih belum mengarah ke situ, masih banyak calon sekda yang pantas untuk maju,” ucapnya, merendah. (gus)

Berita Terkait