Normalisasi Saluran Air Antisipasi Genangan

DIPERBAIKI: Perbaikan saluran air di akses jalan menuju Desa Kejiwan, termasuk Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan. FOTO: ADE GUSTIANA / RADAR CIREBON
DIPERBAIKI: Perbaikan saluran air di akses jalan menuju Desa Kejiwan, termasuk Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan.FOTO: ADE GUSTIANA / RADAR CIREBON

CIREBON–Musim kemarau masih akan berlangsung dalam waktu panjang. Namun begitu, pemerintah desa telah bersiap mengantisipasi terjadinya genangan air di jalan desa dengan melakukan normalisasi saluran air.

Normalisasi itu juga yang sedang dilakukan di Jl menuju Desa Kejiwan termasuk Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan sepanjang hari kemarin (24/6).

Terlihat sejumlah pekerja tengah sibuk menggali dan memasang senderan di sisi kiri dan kanan bahu jalan menggunakan batu dan semen.

Kepala Desa Kejiwan, Sumanta mengatakan, kegiatan yang telah berlangsung 3 hari itu, merupakan hasil dari musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang diusulkan dirinya. Yakni membuat saluran pembuangan untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan.

“Itu usulan saat musrenbang. Mumpung masih musim kemarau jadi dikerjakan untuk mengantisipasi genangan air ketika musim penghujan nanti.

Karena, jalan itu sering tergenang air. Masuknya sih Desa Bojong Kulon, jalannya menuju Desa Kejiwan,” terang Sumanta, (24/6).

Panjang saluran air yang sedang dilakukan normalisasi menuju sungai di dekatnya, sekitar 200 meter. Sumanta juga mengaku belum mengetahui kapan pengerjaan tersebut akan selesai.

Ia berharap pelaksanaan proyek itu segera rampung dikerjakan, sehingga masyarakat Desa Kejiwan ataupun Bojong Kulon, tidak lagi merasakan genangan air saat melintas di jalan tersebut.

Salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi, Jaenudi (39) mengungkapkan, perbaikan merupakan saluran air lama yang sudah tidak berfungsi dan dangkal akibat lama tidak dilakukan pengerukan.

Ia berharap, setelah dibuatkan saluran pembuangan, derasnya hujan tidak lagi menggenang jalan dan aliran air dapat menuju sungai dengan lancar.

“Semoga segera selesai sebelum musim penghujan datang. Karena kalau air terus menggenang, imbasnya jalan aspal juga akan rusak dan terkelupas,” pungkasnya. (ade)

Berita Terkait