Musim Hujan Taman Tematik segera Digarap

Skate Park di Taman Kebumen yang kini terbengkalai. Tahun mendatang, Taman Kebumen akan direvitalisasi pemerintah kota.FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Sebanyak 18 perusahaan telah berkomitmen terhadap pemanfaatan program tanggung jawab sosial untuk membangun taman di Kota Cirebon. Taman-taman tersebut akan dibangun dekat dengan lokasi masing-masing perusahaan, dan akan mulai digarap pada awal musim hujan tahun ini.

Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Cirebon Drs Sumanto mengatakan, waktu pengerjaan taman sengaja dipilih saat awal musim hujan, agar taman dapat terpelihara dengan baik dengan kebutuhan air yang cukup.

Program CSR 18 perusahaan ditunjuk berdasarkan Keputusan Walikota Cirebon Drs Nasrudin Azis SH. Sumanto menyebut perusahaan dan lokasi rencana akan dibangunnya taman tersebut. Antara lain di Bunderan Jl Slamet Riyadi oleh PT Telkom dan Bank BJB.

Di depan Pos 1 Pelabuhan Cirebon atau sekitar Bunderan BAT oleh PT Pelindo dan Bank Mandiri. Selanjutnya di perbatasan Jl Tuparev, yakni Bank BRI. Di turunan Fly Over Pegambiran oleh PT Japfa Comfeed. Kemudian arah Pegambiran atau Tugu Adipura dikerjakan oleh PT Cinta Damai Putra Bahagia. Di Karang Anom Pegambiran oleh PT Teja Berlian. Selanjutnya di tugu perbatasan Kalijaga, dikerjakan PT Arida. “Ya, taman program CSR lokasinya tidak jauh dari alamat masing-masing perusahaan,” kata Sumanto.

Untuk desain taman sendiri, dari masing-masing pemilik CSR dengan berkoordinasi dengan dinas terkait dalam hal ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP). “Kita sudah rapat besar terkait dengan persiapan penggelaran CSR itu. Pemerintah Kota juga Pak Wali, sudah berkumpul dengan perusahaan-perusahaan yang terlibat. Kemudian kesediaan mereka (perusahaan, red) sudah siap, tinggal sekarang sedang perencanaan teknis,” ungkapnya.

Sumanto mengharapkan, awal musim hujan atau November mendatang, secara teknis mulai dilakukan penataan. Konsep akan menyesuaikan dengan sejarah atau histories masing-masing wilayah di Kota Cirebon. Contoh, di depan Pos 1 Pelabuhan, nanti ada semacam replika Kapten Samadikun. Kemudian di depan BAT, ada replika Pedati Gede.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kota Cirebon Ir Eddy Krisnowanto MM mengatakan, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) DPRKP bertambah. Dinas yang dipimpinnya diberi tugas oleh walikota untuk menangani taman di ruang milik jalan (rumija).

“Tentu, tupoksi DPRKP lama harus di evaluasi dan menyesuaikan dengan tupoksi baru. Selama ini, Pemda mempunyai rencana untuk memanfaatkan CSR. Ada 18 taman, diserahkan kepada beberapa BUMN dan perusahaan. Rencana akan dimulai tahun 2020,” katanya.

Mengenai penamaan terhadap masing-masing taman, Eddy juga menyebut bahwa itu adalah kuasa masing-masing perusahaan. Bagi yang telah mempunyai tema, perusahaan diberikan keleluasaan untuk berkonsultasi dengan DPRKP, sebelum dilakukan pemaparan kepada walikota.

Eddy menilai, konsep akan lebih bagus dan sempurna ketika melibatkan konsultan ahli dibidangnya. Mengendepankan taman asri yang hijau dan indah, kata Eddy, menjadi yang harus diutamakan. Sehingga, taman tersebut bisa dinikmati masyarakat. (ade)

Berita Terkait