Mobil Warga Panguragan Ditembak, Tiga Peluru Tembus Kaca

Kapolsek Tutup Mulut

Kaca depan mobil warga Panguragan rusak ditembak orang tak dikenal. INZERT: Peluru di lokasi kejadian.FOTO:IST/RADAR CIREBON

CIREBON-Tiga kali tembakan dilepaskan orang tidak dikenal (OTK) di depan rumah Makrusi, warga Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon. Peristiwa itu terjadi Sabtu dini hari (28/9) sekitar pukul 00.35 WIB. Kaca mobil pikap Grand Max nopol E 8962 KR itu pun pecah. Untungnya, tidak ada korban dalam kejadian itu.

Maksud dan tujuan pelaku belum diketahui. Saat aksi, rumah Makrusi dalam kondisi sepi. Pelaku melepaskan tembakan ke arah mobil yang terparkir di depan rumah, tanpa menyasar ke yang lainnya. “Yang tahu si Ikron, pas tengah malam. Kita pada tidur. Pelaku diduga dua orang pake motor metik,” kata Peti (23) anak Makrusi saat ditemui Radar Cirebon, Minggu (29/9).

Keluarga Makrusi sendiri sebenarnya tidak tahu dengan kejadian tersebut. Mereka baru tahu pada Sabtu pagi (28/9) saat didatangi oleh tetangga mereka yang bernama Ikron. Ikron menceritakan jika ada orang yang menembak mobil Makrusi. Mendapat cerita itu, Makrusi dan anggota keluarganya langsung bergegas melihat mobilnya.

Ternyata, kata Pepi, ada retakan dan lubang di kaca pintu sebelah kiri. “Awalnya ada lubang peluru di kaca mobil sebelah kiri. Saat dibuka, kaca langsung pecah semua. Saat dicari di dalam mobil ada 3 peluru. Ada tiga tembakan,” ujarnya.

Setelah mengetahui kejadian itu, sambung Pepi, ayahnya langsung melapor ke Basit yang saat ini sebagai calon kuwu Desa Panguragan Kulon, terkait kejadian yang dialaminya. Hal itu lantaran Basit juga pernah mengalami hal serupa. Basit langsung menindaklanjutinya dengan melaporkan ke Polsek Panguragan. Tidak lama setelah melaporkan, polisi datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Basit sendiri mengaku pernah mengalami kejadian yang hampir serupa. Mobil Avanza miliknya pernah dilempar menggunakan batu pada kaca sebelah kiri di jalan Arjawinangun. Untungnya tak ada korban. Selain dirinya dan Makrusi, rumah tim suksesnya bernama Bandi juga dilempar dengan batu pada Sabtu dini hari (28/9). “Diduga pelaku orang yang sama. Pistol yang digunakan jenis softgun,” katanya.

Sementara Kapolsek Panguragan AKP Yanto saat dikonfirmasi tidak mau membeberkan kasus tersebut lebih jauh. Ia ingin kejadian itu tak mengganggu situasi kamtibmas jelang pemilihan kuwu. “Ini lagi pencalonan, khawatir suasana gak kondusif,” katanya. (cep)

Berita Terkait