Merasa Difitnah, Yosa Laporkan Dugaan Tindak Pidana ITE ke Polda Jabar

Cabup Kuningan dari Demokrat Yosa OS foto bersama pengacaranya Tatang S dan dua timnya usai melaporkan seseorang ke Polda Jabar atas dugaan telah memfitnahnya di salah satu media online.FOTO:AFC for Radar Kuningan

KUNINGAN–Calon Bupati Kuningan dari Partai Demokrat, Yosa Octora Santono SSi MM melaporkan seseorang berinisial GR karena dianggap telah memfitnah dan mencemarkan nama baiknya melalui pemberitaan salah satu media online. Laporan tersebut disampaikan dengan Surat Tanda Bukti Lapor (STBL) nomor LPB/1173/XII/2017/JABAR, Rabu (20/12) pukul 14.00 WIB.

Dalam pelaporannya itu, Yosa tak sendiri, melainkan didampingi oleh pengacara/kuasa hukumnya, Tatang Suprayoga SH MH beserta dua orang tim pemenangan. Yosa melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar.

“Perbuatan pidana dimaksud sesuai Pasal 27 ayat 3 UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) Nomor 11 Tahun 2008, yang menyebut melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik,” kata Tatang Suprayoga SH MH selaku Pengacara Yosa dalam rilisnya yang dikirim kepada Radar.

Menurut Tatang, upaya langkah hukum pelaporan tersebut dilakukan mengingat orang yang diduga melakukan penyebaran fitnah lewat media online tersebut sudah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), sehingga kliennya (Yosa Octora Santono, red) merasa sangat dirugikan.

“Orang tersebut telah melakukan penyebaran fitnah melalui media online dan ini sudah melanggar HAM. Saudara Yosa Octora Santono sangat dirugikan dengan pemberitaan tersebut,” ujarnya.

Rahmat Hidayat, selaku tim pemenangan Yosa menambahkan, langkah legal formal dilakukan untuk  peringatan kepada yang bersangkutan agar tidak berbuat semaunya tanpa dasar yang jelas. “Upaya ini sebagai pembersihan nama baik harkat martabat dan marwah harga diri saudara Yosa Octora Santono dan keluarganya,” tutur Rahmat.

Tak ketinggalan pernyataan lainnya disampaikan Aep Saefullah yang juga tim Yosa. Menurutnya, isu tersebut sarat muatan politis. Berdasarkan investigasi yang dilakukan di lapangan, pihaknya mengaku khawatir isu yang menyudutkan Yosa banyak dimanfaatkan oleh berbagai pihak yang berkepentingan menjelang Pilkada Kuningan 2018, sehingga dapat merusak tatanan demokrasi di Kabupaten Kuningan. “Oleh karenanya, baik langkah hukum dan politik kita tempuh guna pembelajaran buat pemfitnah,” tegas Aep.

Sementara itu, menjelang turunnya rekomendasi Cabup/Cawabup Kuningan dari Partai Demokrat, dikabarkan tim relawan Yosa Octora Santono pecah belah. Tanda-tanda itu terlihat dari sepinya posko utama di Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cigugur. Pantauan awak media sudah beberapa bulan posko ini tak berpenghuni dan tidak ada aktivitas layaknya posko sekretariatan.

Menanggapi isu itu, Aep Saefullah menegaskan isu tersebut tidak betul. Ia memastikan tim relawan Yosa hingga kini tetap solid. “Insya Allah tim kita tetap solid, tidak ada perpecahan. Dinamika tim sudah biasa, relawan masuk keluar tidak heran,” tegas Aep.

Pihaknya sangat bersyukur dan sangat optimis rekomendasi DPP Partai Demokrat akan diraih oleh Yosa. Setelah rekomendasi diraih, pihaknya pun akan segera melakukan evaluasi dan berbenah, termasuk pembenahan tim mengingat terdeteksi banyak anasir jahat yang menyusup masuk di tim.

“Momentum (turun rekomendasi, red) ini bagus untuk konsolidasi total agar fokus di pemenangan Yosa. Untuk posko, setelah koalisi nanti dibicarakan dengan mitra kita, kita buat sekretariat bersama sebagai pos komando perjuangan menuju Kuningan Baru,” terangnya.

Terpisah, koordinator relawan Yosa, Dadan Danu mengungkapkan hingga saat ini semangat berjuang tim Yosa tetap tinggi dan pantang surut. Tim Yosa saat ini semakin bulat tekad guna mengawal Yosa menuju Pendopo Kuningan. “Kami hanya punya prinsip fokus, fokus dan fokus bekerja,” ungkapnya.

Menurut Dadan, dengan turunnya rekomendasi nanti, pihaknya akan sangat bersyukur karena berkat perjuangan semua tim, termasuk para relawan dan simpatisan, kepercayaan masyarakat Kuningan kepada Yosa begitu besar. “Semoga sampai waktunya di hari H (Pilkada Kuningan, red) nanti tetap terjaga,” tandasnya. (muh)

Berita Terkait