Menghilang Seminggu, Budi Ditemukan Tewas Membusuk

PENEMUAN-MAYAT-MEMBUSUK
Sosok mayat membusuk ditemukan di Blok Senin (Kimulu)  RT 01 RW 01, Desa Palasah, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Rabu (17/7). Diketahui mayat tersebut merupakan Budi Rahayu, warga kelahiran Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Foto: Ono Cahyono/Radar Majalengka

MAJALENGKA – Warga Blok Senin (Kimulu)  RT 01 RW 01, Desa Palasah, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, geger dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki, Rabu (17/7). Diketahui mayat tersebut merupakan Budi Rahayu, warga kelahiran Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Pria berusia sekitar 35 tahun itu ditemukan tewas di sebelah timur jembatan Cisambeng di area kebun belakang rumah makan. Setibanya di lokasi kejadian, petugas kepolisian langsung mengevakuasi korban.

Kapolsek Palasah, IPTU Jemiran mengungkapkan, masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di antaranya pemeriksaan saksi dan mengamankan barang bukti berupa SIM C, KTP dan foto perempuan yang ditemukan lokasi kejadian.

Sementara itu, menurut keterangan pemilik warung makan, Ade Siti Aisyah (42), sudah dua hari dirinya mencium bau busuk menyengat. Namun dia menganggap itu adalah bau bangkai hewan. Ia pun kaget karena salah seorang pencari rumput menemukan sesosok mayat dalam kondisi membusuk di dekat warungnya.

“Ada yang mencari rumput tiba-tiba kaget langsung memberi tahu dan melaporkan ada mayat. Saya bersama suami langsung ke lokasi tersebut dan langsung melaporkan perangkat Desa Palasah,” tuturnya.

Keluarga korban tidak menyangka jika Budi meninggal dalam kondisi membusuk. Terlebih, menurut keterangan orang tua Budi, Suwandi (60) korban sudah tujuh hari tidak pulang ke rumahnya. Pihak keluarga mendengar korban sedikit berselisih paham dengan anggota keluarga di Kuningan.

“Memang pernah mengalami depresi dan menghilang selama satu minggu diduga akibat masalah rumah tangganya. Kemarin tiba-tiba menghilang selama satu minggu. Kami kaget mendapat kabar jika Budi sudah tidak ada,” jelas Suwandi. (ono)

Berita Terkait