Menaker Sebut Pengangguran Dapat Insentif Rp500 Ribu untuk Modal Lamar Kerja

Pengangguran
ILUSTRASI-Pengangguran

JAKARTA-Publik masih bingung dengan program Kartu Pra Kerja yang akan dijalankan tahun depan. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan pelatihan kejuruan yang akan menjadi salah satu fasilitas dalam program Kartu Pra Kerja akan mengikuti kebutuhan industri saat ini.

“Pelatihan itu akan mengikuti permintaan sehingga mendekatkan pencari kerja dengan penggunanya,” kata Ida Fauziyah.

Saat ini, sambung dia, kementerian yang dipimpinnya tengah melakukan inventarisasi kebutuhan tenaga kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri, bersama industri. Setelah mendapatkan pemetaan kebutuhan tenaga kerja, Kementerian Ketenagakerjaan akan mengarahkan balai latihan kerja memberi pendidikan kejuruan sesuai kebutuhan.

Selain penyesuaian pelatihan, para peserta program Kartu Pra Kerja juga akan mendapatkan insentif sebelum mendapatkan pekerjaan. Pemerintah berencana memberikan insentif Rp500.000 per orang yang dapat dimanfaatkan untuk modal kebutuhan saat melamar pekerjaan.

Ida menjelaskan, pemerintah tengah mematangkan program Kartu Pra Kerja sehingga tepat sasaran dan bermanfaat bagi penyerapan tenaga kerja Indonesia. “Peraturan Presidennya sedang disiapkan, kemudian nanti ada Project Manager Office (PMO). Ya, mungkin butuh waktu hingga Maret. Yang pasti (dilaksanakan pada) 2020,” kata Ida. (fin)

Berita Terkait