Melawan saat Akan Ditangkap, Pencuri Motor ini Ditembak Polisi

MR tersangka pencurian motor ditangkap Tim Tekab 852 Satreskrim Polres Cirebon Kabupaten. Polisi terpaksa menembak kaki tersangka karena melawan saat akan ditangkap.FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON-Tim Tekab 852 Satreskrim Polres Cirebon Kabupaten (Cikab) berhasil menangkap seorang pelaku pencuri sepeda motor berinisial MR (30) asal Sumatera. MR ternyata sudah menjadi incaran Tim Tekab dalam kasus curanmor selama ini.

Pada Rabu (30/10) lalu, gerak gerik tersangka MR terus diintai Polisi. Bahkan, kemana pun MR pergi selalu dibuntuti Tim Anti Bandit ini. S kitar pukul 00.00 WIB, MR menuju wilayah Weru, Kabupaten Cirebon.

Ternyat, tersangka MR hendak mencuri sepeda motor milik Achmad Mudofar (47) warga Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Saat beraksi, tersangka MR tak menyadari dirinya sudah dibuntuti oleh Polisi berpakaian preman ini. Polisi terus mengamati tersangka mengendap masuk ke halaman rumah korban lalu membawa kabur motor Honda Vario nopol E 3353 BQ menuju ke arah Plered.

Polisi pun kemudian mengejarnya, bahkan sempat kehilangan jejak selama 30 menit setelah mengetahui ada yang mengejarnya. Menghindari tankapan polisi, tersangka MR bersembunyi di dalam bak sebuah mobil pikap MR di wilayah Desa Tegalsari, Kecamatan Plered.

Setelah dicari, polisi akhirnya menemukan tersangka. Tersangka mencoba melawan ketika hendak ditangkap. Polisi terpaksa menembak kaki tersangka dan berhasil meringkusnya. Beserta barang buktinya, tersangka MR digelandang ke ruang penyidik Satreskrim Polres Cirebon Kabupaten untuk proses hokum lebih lanjut.

Wakapolres Cirebon Kompol Ricardo Condrat Yusuf dan Kasat Reskrim AKP Anton memperlihatkan barang bukti. FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM
Wakapolres Cirebon Kompol Ricardo Condrat Yusuf dan Kasat Reskrim AKP Anton memperlihatkan barang bukti. FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

Wakapolres Cirebon Kabupaten Kompol Ricardo Condrat Yusuf didampingi Kasat Reskrim AKP Anton dan Kasubag Humas Iptu Muhyidin menegaskan, tersangka MR dijerat dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman kurungan penjaranya maksimal selama 7 tahun.

“ Kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku karena melawan saat kita amankan. Tidankan tegas itu dilakukan karena dianggap membahayakan anggota yang akan menangkapnya.” ujarnya saat jumpa pers, Jumat (22/11).

Sementara itu, kepada wartawan tersangka MR mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian sepeda motor. “ Selama ini saya tinggal di salah satu hotel di Jl Siliwangi Kota Cirebon. Untuk bisa membayar kamar hotel, saya menjadi calo bus di terminal dan mengamen. Saya baru pertama kali ini mencuri motor,” akunya. (rdh)

Berita Terkait