Mantan Dubes Polandia Sebut Polemik Enzo Penghinaan Terhadap Perjuangan Seorang Janda

Enzo Zenz Allie

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Haz Pohan memberikan komentar atas polemik Taruna Akademi Militer TNI keturunan Perancis, Enzo Zenz Allie yang diduga terpapar paham khilafah yang diusung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Melalui akun twitter @hazpohan, lawyer itu mengatakan, Enzo merupakan anak dari seorang ibu yang kini berstatus janda, Siti Hadiati Nahriah. Sebagai seorang ibu, Siti tentu ingin anaknya mampu meraih cita-citanya, meski ia harus berjuang tanpa sosok suami di sampingnya.

“Belum diulas, ibu Enzo berjuang sbg single parent, tdk berharta shg menyekolahkan anak di pesantren; berharap pendidikan Enzo lanjut dan diarahkan ke Akmil krn tdk bayar,” tulis @hazpohan.

Namun demikian, lanjut Haz Pohan, perjuangan berat yang telah dilalui Siti, justru dihina dengan isu radikalisme yang kini menimpa Enzo. Isu itu berhembus setelah foto Enzo membawa bendera warna hitam bertuliskan kalimat tauhid, beredar di media sosial. Sebagian orang mengasosiasikan bendera tersebut dengan organisasi yang kini telah dilarang di Indonesia, HTI.

“Perjuangan sang ibu yg berat demi mengangkat nasib eh malah dihina. Menghina kemiskinan itu plg terhina,” kata @hazpohan.

Sejumlah netizen mengomentari cuitan Haz Pohan.

“Bagi yg punya anak bs merasakan pedihnya penghinaan ini, apalagi dia anak yatim, ingatlah doa anak yg teraniaya bs mengetuk pintu langit,” tulis akun @ipang1973.

“Enzo itu anak Yatim. Apa yang dilakukan prop empud itu termasuk katagori menghardik anak Yatim. Tunggu balasan yg setimpal,” kata akun @Asih_Subagyo.

(*)

Berita Terkait