Maling Bobol SMKN 1 Jamblang, Gasak Laptop, Infokus dan Uang

Humas SMK Negeri 1 Jamblang, Adim menunjukkan lemari tempat penyimpanan laptop dan infokus.FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON-Kawanan maling yang menyasar sekolah di Kabupaten Cirebpn kembali beraksi. Setelah bulan lalu membobol SMPN 1 Beber, kali ini yang menjadi target adalah SMKN 1 Jamblang. Sebanyak empat laptop, satu infocus, dan uang tunai Rp500.000 lenyap digondol maling. Akibatnya, sekolah yang berlokasi di Jalan Nyi Mas Rarakerta, Desa Sitawinangun, Kecamatan Jamblang itu mengalami kerugian sekitar Rp33.800.000.

Informasi yang dihimpun Radar Cirebon, pembobolan itu diketahui kali pertama oleh siswa yang piket. Mereka hendak membersihkan ruang guru jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) sekitar pukul 06.00 WIB. Siswa tersebut dikagetkan dengan kondisi ruang yang sudah berantakan.

Terutama, laci yang sudah terbuka semua. “Diketahui pertama oleh siswa piket, kemudian dilaporkan ke saya. Laci sudah buka, laptop Lenovo hitam dan Asus putih yang sebelumnya disimpan di laci hilang,” kata Ketua Jurusan TKJ, Lia.

Setelah melihat ruang guru TKJ yang berantakan, pintu ruang guru Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) juga terbuka. Sehingga langsung dicek. Benar saja, di ruang tersebut juga kemalingan. Semua berkas di dalam ruangan berantakan. Lemari arsip juga terbuka semua, laptop, infocus dan uang tunai lenyap.

“Saya perintahkan agar jangan ada yang beresin, biar polisi melihat dulu untuk bahan penyelidikan. Jadi, pas polisi datang masih utuh berantakannya. Yang hilang di ruang guru TKJ dua laptop, dan di ruang guru DPIB dua laptop, satu infocus, uang tunai Rp 500.000 milik guru Ibu Juju, uang arisan. Kerugian ditaksir Rp33.800.000,” terang Humas SMK Negeri 1 Jamblang, Adim.

Adim juga menunjukkan lokasi ruang kemalingan dan bekas congkelan. Diduga pelaku masuk melalui pintu depan dengan cara mencongkel gembok tralis, kemudian mencongkel pintu depan dan masuk ke dalam. Lalu mencari dan mengambil barang yang dianggapnya berharga.

“Di ruang guru TKJ gempok pintu ditaruh di atas etalase ruangan. Kemudian masuk dan mengambil laptop. Infocus sempat mau diambil karena sempat pindah tempat. Tapi, kayaknya gak jadi dan ditinggal lagi. Diduga pelaku tidak paham barang elektronik karena beberapa barang yang mahal tidak diambil malah laptop,” katanya.

Setelah berhasil memnboyong dua laptop. Rupanya, si maling tidak puas. Ruang guru DPIB juga didatangi dengan cara yang sama. Mencongkel pintu depan dan mengambil sejumlah barang. “Diduga masuk dan pergi lewat pagar depan, karena pagar tidak terlalu tinggi,” katanya.

Usai kejadian, Adim mengaku sudah melapor ke Polsek Klangenan. Tidak lama kemudian, unit Reskrim Polsek Klangenan dan unit Identifikasi Polres Cirebon melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi di lokasi kejadian.

“Polisi sudah ke sini untuk olah TKP. Beberapa barang juga diambil untuk penyelidikan. Di antaranya gembok, dan kertas yang ada telapak tangan dan kaki pelaku. Diduga pelaku lebih dari satu orang. Kejadian kemalingan yang pertama kali di sini, kami harap pelaku segera tertangkap,” jelas Adim. (cep)

Berita Terkait