Like Instagram Dihilangkan, Ini Alasannya

Instagram-down
Instagram. Foto: Pixabay.com

JAKARTA – Media sosial Instagram akhirnya meluaskan uji coba penyembunyian hitungan likes (disukai) secara global. Indonesia pun menjadi salah satu negara yang kebagian uji coba ini. Sejumlah pengguna di Indonesia secara acak akan mendapat pembaruan ini.

Pengguna yang kebagian uji coba penyembunyian likes akan mendapatkan notifikasi berupa pop-up yang menerangkan perubahan pada bagaimana pengguna melihat disukai (likes).

Setelah muncul notifikasi ini, pengguna tidak akan bisa melihat hitungan likes dari posting pengguna lain secara publik. Perubahan ini pun akan terjadi secara default dan tidak bisa pengguna atur sendiri.

Angka likes sendiri sebenarnya tidak benar-benar hilang, tapi disembunyikan secara privat. Pemilik akun masih bisa melihat likes yang mereka dapat oleh sebuah posting.

Sebelumnya, uji coba ini berlangsung di delapan negara, yakni Amerika Serikat, Australia, Brasil, Kanada, Irlandia, Italia, Jepang, dan Selandia Baru. Kesehatan mental menjadi alasan utama kebijakan penyembunyian likes.

Instagram beralasan, penyembunyian angka hitungan akan mengurangi kompetisi jumlah likes di Instagram. Pengguna pun akan lebih fokus pada konten yang mereka unggah, tidak sekadar adu banyak likes.

“Tujuannya adalah untuk mengurangi tingkat kecemasan dan mengurangi komparasi sosial,” jelas Adam Mosseri, Head of Instragram, seperti dikutip Tech Crunch, Jumat (16/11).

Instagram adalah sebuah aplikasi berbagi foto dan video yang memungkinkan pengguna mengambil foto, mengambil video, menerapkan filter digital, dan aktivitas berjejaring lainnya.

Pada foto atau video yang diunggah, pengguna lain dapat memberikan komentar dan like. Instagram memiliki sebuah fitur tanda suka yang fungsinya memiliki kesamaan dengan yang disediakan Facebook, yaitu sebagai penanda bahwa pengguna yang lain menyukai foto yang telah diunggah.

Durasi waktu dan jumlah suka pada sebuah foto di dalam Instagram dapat menjadi faktor khusus yang mempengaruhi kepopuleran foto tersebut. Jumlah pengikut juga menjadi salah satu unsur yang penting membuat foto menjadi terkenal. Bila sebuah foto menjadi terkenal, maka secara langsung foto tersebut akan masuk ke dalam halaman popular tersendiri. (der/fin)

Berita Terkait