Lebih dari 100 LSM Tak Terdaftar

dri -zaenal abidin

CIREBON – Jumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Cirebon terbilang sangat banyak. Ada ratusan yang tersebar dari wilayah barat, tengah, utara hingga ke Cirebon Timur. Dari jumlah itu, lebih dari setengahnya, habis masa bakti dan harus memperbaharui data ke Kemenkumham.

Plt Kepala Kesbangpol Kabupaten Cirebon, Zaenal Abidin kepada Radar Cirebon menyebut, saat ini ada sekitar 257 LSM yang ada di Kabupaten Cirebon. Dan lebih dari setengahnya, habis masa baktinya dan harus diperbaharui di Kemenkumham.

“Sesuai aturan baru untuk LSM yang masa baktinya sudah habis, agar segera memperbaharui ke Kemenkumham. Kesbangpol hanya mendata, tidak mengeluarkan surat keterangan terdaftar (SKT). Kalau yang terdaftar dan aktif sekitar 100-an,” ujarnya, kemarin.

Saat ini, menurut Zainal, dari jumlah 257 LSM tersebut, hanya sekitar 100-an LSM yang terdaftar masih aktif dan mengurus serta memperbaharui persyaratan ke Kemenkumham.

“Semuanya kita berikan surat pemberitahuan untuk segera memperbaharui. Ini penting dilakukan agar LSM tersebut terdaftar di Kemenkumham. Registernya di sana,” imbuhnya.

Namun demikian, Kesbangpol menurut Zaenal, tidak mempunyai kewenangan untuk membekukan atau membubarkan LSM yang ada di Kabupaten Cirebon. Pihaknya hanya dalam kapasitas pembinaan dan mewadahi saja. “Kita tidak berwenang untuk membekukan atau membubarkan. Kita hanya pembinaan dan menjadi wadah bagi rekan-rekan LSM,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang anggota LSM di wilayah timur Cirebon yang meminta namanya tidak dikorankan menganggap, ketentuan tersebut sangat membatasi para aktivis. Harusnya, pendataan atau pembaharuan itu cukup bisa dilakukan di tingkat kabupaten saja.

“Kalau harus ke Kemenkumham kan kesannya mempersulit. Kita yang di daerah jujur keberatan. Karena jauh sekali mengurusnya,” ungkapnya. (dri)

 

 

Berita Terkait