Lanjut Heboh-heboh Penangkapan Terduga Teroris di Cirebon-Majalengka

Tak hanya di dalam rumah, tim Polres Ciko tampak memeriksa sepeda motor milik SOL, Rabu (20/11).FOTO:ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON-Anggota Polres Cirebon Kota tiba-tiba berkerumun di depan rumah SOL di RT 04 RW 04, Kp Karangdawa Timur, Kelurahan Pagambiran, Kota Cirebon, Rabu (20/11) sekitar pukul 16.00. Beberapa jam sebelumnya atau sekitar pukul 13.00, Densus 88 Polri meringkus SL. Pria 35 tahun itu kabarnya langsung dibawa ke Jakarta.

Sastu  tim dari Polres Cirebon Kota langsung menutup akses jalan menuju rumah SOL. Police line dibentangkan. Pengendara atau pejalan kaki yang hendak melewati akses jalan di depan rumah SL harus memutar selama proses penggeledahan.

 

Kondisi itu mengundang rasa penasaran warga. Mereka berbondong-bondong ingin melihat langsung proses itu dari dekat. Salah satunya Septian. Ia mengaku menganal baik keluarga SOL. Menurutnya, SL merupakan warga asli Kp Karangdawa Timur.

Meski, dalam keseharian, SOL agak tertutup. SOL sendiri sudah punya dua anak. “Kalau istrinya justru lebih terbuka, sering ngobrol dengan tetangga. Saya sering ngobrol karena sering beli di situ. Istrinya jualan es buah dan pulsa juga. Bersama suaminya,” ujarnya kepada Radar Cirebon di sela-sela penggeledahan.

Septian mengatakan S0L jarang bergaul dan cenderung tertutup. Bahkan ia jarang sekali terlihat berada di luar rumah. “Kalau SOL sih asli sini, cuma ya itu, jarang keluar rumah, jarang bergaul. Kalau istrinya lebih terbuka. Kalau pekerjaannya SOL ya paling bantu-bantu istrinya jualan pulsa. Dulu sebelumnya pernah buka pangkas rambut,” terang Septian.

Dtambahkan, SOL ditangkap sekitar pukul 13.00 WIB oleh sejumlah anggota kepolisian berpakaian preman. Warga sekitar tak ada yang menyangka jika SL terkait dengan jaringan terorisme. Meski istri SOL bercadar, tapi dikenal terbuka dan gampang bergaul.

Bagi Septian, tak ada yang aneh dengan keseharian SOL dan keluraganya. “Warga kaget, gak ada yang nyangka. Meskipun SOL jarang bergaul, tapi keluarga itu dikenal keluarga baik-baik dan tidak aneh-aneh kelakuannya. Termasuk kalau ngobrol pun ya biasa saja. Tidak yang menyinggung pemerintah atau lain-lainnya,” papar Septian.

Pantauan Radar Cirebon, penggeledahan yang berlangsung kurang lebih 45 menit tersebut digelar tertutup. Pihak kepolisian melarang siapapun mendekat ke lokasi penggeledahan. Selain di dalam rumah, polisi juga memeriksa dengan teliti sepeda motor Honda Karisma nopol E 2198 HN. Motor itu yang digunakan SOL untuk aktivitasnya sehari-hari.

Halaman: 1 2 3

Berita Terkait