Kuasa Hukum Penagihan soal Perizinan SPBU Salah Alamat

Kasus Anak Bupati Obral Tembakan

Tim kuasa hukum Irfan Nur Alam memberikan keterangan pers. Mereka menilai penagihan utang oleh Panji Pamungkasandi salah alamat, dan tidak ada kaitan dengan proyek pemkab.FOTO:ANDI AZIS MUHTAROM/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Tim penasihat hukum Irfan Nur Alam yakni Dr Kristiwanto SH MH, Ridwan Darmawan SH, Dadan Taufik SH, Diarson Lubis SH, dan Gunawan SH menegaskan, jika kedatangan Panji Pamungkasandi untuk menagih utang adalah salah alamat. Dipastikan juga urusan utang piutang tersebut tidak ada kaitan dengan urusan proyek di Pemkab Majalengka.

“Urusan penagihan utang kepada klien kami itu salah alamat, dan tidak berkaitan dengan proyek dan kebijakan di pemkab. Utang piutang itu sebetulnya urusan PT Laskar Makmur Sadaya dengan Panji Pamungkasandi yang diduga terkait dengan janji imbal jasa atas pengurusan rekomendasi izin Pertamina untuk pembuatan SPBU,” kata Kristiwanto.

Hal itu, bisa dibuktikan dengan perjanjian Nomor 01/SP/PEJ/I/2019 tentang pengurusan perizinan SPBU baru atas nama PT Laskar Makmur Sadaya, di Desa Palabuan Kecamatan Sukahaji. Dari hasil penelusuran PT tersebut direkturnya adalah Danil Rezal Prilian, dan dipinjam perusahaanya oleh HW melalui AS.

“Klien kami tidak ada kaitannya dengan PT itu, bisa dicek sendiri bahwa tidak ada nama klien kami di jajaran direksi, komisaris, atau pemilik saham. Kami menegaskan jika informasi yang beredar selama ini bahwa Panji adalah kontraktor yang menagih utang piutang terkait proyek kepada ASN yang juga anak bupati adalah keliru,” ungkapnya.

Terkait dengan substansi pokok pada saat kejadian yang menimpa klienya, pihak penasihat hukum tidak ingin berkomentar banyak karena sedang ditangani pihak kepolisian. Mereka menghormati proses sepenuhnya kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini kepolisian.

Mengenai kepemilikan senjata api juga diklaim legal dan memiliki izin resmi yan dikeluarkan oleh Mabes Polri. Diperuntukkan untuk kategori bela diri, dan bukan senjata yang dimiliki oleh Perbakin. Proses kepemilikannya pun melalui prosedur pendaftaran dan serangkaian tes sesuai ketentuan perundang-undangan. (bae/azs)

Berita Terkait