Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kuningan Terbakar

Petugas damkar melakukan pemadaman di rumah milik milik keluarga Marja (61) di Desa Kalimanggis Kulon, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan yang terbakar.FOTO: M TAUFIK/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN-Musibah kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik kembali terjadi, Selasa (19/11) sore. Kali ini menimpa rumah permanen milik keluarga Marja (61) di Desa Kalimanggis Kulon, Kecamatan Kalimanggis menyebabkan seluruh bangunan dan isinya ludes terbakar hingga harus menderita kerugian materil hingga Rp 200 juta lebih.

Berdasarkan informasi dihimpun, musibah kebakaran tersebut terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB saat rumah sedang kosong ditinggal penghuninya keluar. Kala itu, salah seorang warga bernama Sukari (39) melihat api sudah membesar di dalam rumah bagian tengah. Seketika Sukari pun berteriak kebakaran memanggil para tetangga  untuk memadamkan api. Kejadian kebakaran ini langsung dilaporkan warga ke petugas Satpol PP Kecamatan Kalimanggis yang langsung ditembuskan ke kantor UPT Damkar Kuningan.

Satu regu petugas Damkar Kuningan yang tiba di lokasi kejadian dengan kendaraan pemadam langsung beraksi memadamkan api. Malang, kondisi api yang sudah melalap seluruh bangunan menyulitkan petugas menjinakkan api dengan cepat.

Hingga akhirnya api pun dinyatakan benar-benar padam saat menjelang maghrib. Kebakaran hebat menyebabkan seluruh bangunan rumah Marja berikut perabotannya ludes tak bersisa. Termasuk sejumlah surat-surat berharga dan dokumen penting ikut hangus terbakar.

“Total kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta, terdiri dari bangunan rumah permanen dan perabotannya. Atas kejadian ini, pemilik rumah untuk sementara diungsikan ke rumah saudaranya,” ungkap Plt Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan Mh Khadafi Mufti kepada Radar Kuningan.

Adapun penyebab kebakaran, Khadafi menduga akibat korsleting listrik di kamar tengah. Atas kejadian ini, Khadafi pun mengimbau kepada masyarakat untuk menjadikan pelajaran musibah ini agar tidak kembali terjadi.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memeriksa instalasi listrik di rumahnya, jika ditemukan ada kabel yang terkelupas ataupun risiko lainnya agar secepatnya diganti atau diperbaiki. Selain itu kami mengajak kepada aparat pemerintah desa untuk ikut serta aktif menyediakan sistem proteksi kebakaran di lingkungan masing-masing seperti penyuluhan, pelatihan dan penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap dusun atau RT. Ini sebagai antisipasi dini sebelum terjadi kebakaran yang berisiko menyebabkan kerugian materil lebih besar bahkan jiwa,” imbau Khadafi. (fik)

Berita Terkait