Korsleting Listrik, Pabrik Penggilingan Gabah di Tukdana Ludes Terbakar

Nampak kobaran api membakar seisi pabrik penggilingan gabah milik Sudirja di Desa Rancajawat, Tukdana, Rabu (27/11) malam.FOTO:ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Diduga karena konsleting listrik, pabrik penggilingan gabah (heler) di Blok BRI, Desa Rancajawat, Kecamatan Tukdana milik Sudirja ludes terbakar dilalap si jago merah, Rabu (27/11), sekitar pukul 21.15 WIB. Meski tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, namun pemilik mengalami kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Indramayu, insiden terbakarnya pabrik penggilingan gabah diketahui pemilik pabrik Sudirja saat api sudah membesar melalap seisi pabrik, sekitar pukul 21.15 WIB. Sudirja langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga lainnya. Dalam waktu sekejap warga langsung berdatangan.

Dibantu petugas dari Polsek Tukdana dan Koramil Bangodua, warga berusaha memadamkan kobaran api menggunakan alat seadanya. Api berhasil dipadamkan dua jam kemudian setelah satu unit mobil Damkar Indramayu tiba di lokasi. “Langsung teriak, lapor ke pemdes dan pertugas kepolisian. karena di dalam tersimpan banyak barang yang mudah terbakar api susah dipadamkan,” ujar Sudirja.

Sementara itu, Kapolsek Tukdana AKP Zaenurih melalui anggotanya mengatakan kebakaran diduga karena hubungan arus pendek. Akibat kebakaran itu, pemilik mengalami kerugian materil diantaranya pabrik penggilingan ambruk, 2 unit mesin penggiling dan 2 unit mesin penggilingan terbakar, 1 unit kendaraan bermotor, 1 unit mesin pemisah broken, 1 unit mesin timbangan beras juga ikut dilalap si jago merah. “Hanya kerugian materil saja yang nilainya ditaksir mencapai Rp1 miliar, korban jiwa tidak ada,” katanya singkat. (oni)

Berita Terkait