Korsel vs Jepang, Jadi Jaminan Son Heung-min Bebas Wamil

Son-Heung-min
SELANGKAH LAGI: Son Heungmin menjadi pusat perhatian di Asian Games 2018. Dia dan rekan-rekannyaakan melawan Jepang di final cabang sepak bola putra, hari ini. FOTO: AAMIR QURESHI/AFP

BOGOR – Son Heung-min di penghujung harapannya. Memberi gelar kompetitif pertama bagi Timnas Korsel, dan terbebas dari kewajiban wajib militer (wamil). Syaratnya, Son harus mampu memberi emas cabor sepak bola putra Asian Games 2018 saat final melawan Jepang, di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, malam nanti WIB.

”Tentu ini laga terpenting saya, ini laga final. Tapi, ini normal, saya tak memandang laga ini berbeda (dari final-final lainnya),” ungkap Son dikutip di Yonhapnews. Di Taegeuk Warriors, dia sudah pernah merasakan final Piala Asia 2015. Sayangnya, di final Korsel dibekuk Australia 1-2 dari babak perpanjangan waktu.

Salah satu sumber di Federasi Sepak Bola Korsel (KFA) kepada ESPN menyebut, bukan Asian Games ajang terakhir Son untuk terbebas dari 21 bulan wamil. Dia masih dapat menebus di Piala Asia 2019, 5 Januari mendatang.

Maksimal wamil dimulai ketika berusia 28 tahun. Son tahun ini baru 26 tahun. ESPN bahkan menyebut, Olimpiade 2020 Tokyo sebagai ajang terakhir yang bisa menyelamatkan Son dari wamil.

Namun, Son bisa gambling jika ingin tampil dalam Piala Asia yang digelar di Uni Emirat Arab (UEA). Kesediaan Tottenham Hotspur, klubnya, melepasnya di Asian Games demi medali emas terpenting ini saja sudah untung-untungan. Di Premier League, dia sudah melewatkan dua laga pertama The Lilywhites. Yaitu lawan Fulham (18/8) dan Manchester United (28/8).

Son cuma melihat di layar kaca saat Spurs bertamu ke Vicarage Road, kandang Watford, besok malam (2/9). Nah dengan persaingan Premier League yang bisa makin seru begitu masuk bulan Januari, maka kecil peluang Pemain Terbaik Asia 2017 itu diijinkan untuk meninggalkan Enfield.

Halaman: 1 2

Berita Terkait