Korban Tabrak Lari, Pemotor tanpa Identitas Tewas

KORBAN-TABRAK-LARI2
Korban tabrak lari tewas mengenaskan di ruas Jalan Raya Jalaksana Kabupaten Kuningan tak jauh dari Toko Indah Grosir, Rabu (24/7) petang. Foto: M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Jalaksana Kabupaten Kuningan tak jauh dari Toko Indah Grosir, Rabu (24/7) petang. Seorang pemotor yang belum diketahui identitasnya tewas seketika di lokasi kejadian, diduga menjadi korban tabrak lari kendaraan misterius yang melaju searah.

Berdasarkan informasi dihimpun, kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB dialami pengendara motor metik biru nopol B 6581 UYC yang melaju dari arah utara. Diduga kecelakaan bermula saat pengemudi motor berusaha menyalip kendaraan di depannya.

Namun gagal hingga akhirnya motor terjatuh dan masuk kolong kendaraan besar yang melaju searah di depannya. Korban pun terlindas dan tewas di lokasi kejadian.

Minimnya saksi mata di lokasi kejadian menyebabkan belum ada keterangan pasti jenis kendaraan yang melindas pemotor tersebut. Karena waktu kecelakaan bertepatan saat sebagian besar warga tengah menjalankan salat Magrib. Malangnya lagi, dari tubuh korban tidak ditemukan KTP, SIM maupun surat keterangan yang menyatakan identitas pengendara motor.

“Saya mendapati dompet korban, ternyata di dalamnya hanya ada uang Rp 7.000. Tidak ada KTP ataupun SIM di dompet korban,” ungkap Brigadir Saeful anggota Polsek Jalaksana yang ikut mengevakuasi korban di lokasi kejadian kepada Radar Cirebon.

Korban tewas seketika dengan kondisi kepala pecah diduga akibat terlindas ban kendaraan besar. Belum ada kepastian jenis kendaraan yang melindas apakah bus ataukah truk, karena belum ada keterangan pasti dari saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

Kecelakaan tersebut sempat membuat kemacetan panjang jalan Kuningan-Cirebon dari dua arah. Hingga kahirnya petugas dari Unit Laka Polres Kuningan tiba di lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke RSUD ’45 Kuningan.

“Kami masih menyelidiki kecelakaan ini. Belum ada kepastian kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut karena minim saksi di lokasi kejadian. Nanti setelah ada kejelasan informasi akan kami kabarkan,” ungkap Kanit Laka Polres Kuningan Iptu Sukma.

Sempat beredar informasi korban tewas karena terlindas bus, Sukma kembali menegaskan, belum bisa memastikan. Karena hingga Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB belum ada keterangan saksi di lokasi tempat kejadian yang memberikan keterangan tersebut.

“Identitas korban belum kami dapatkan karena tidak ada kartu identitas di dompetnya. Begitu juga dengan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut kami belum bisa pastikan dan masih mencari informasi dari saksi di lokasi kejadian,” ungkap Sukma.

Sementara itu, jenazah pemotor tersebut hingga tadi malam masih mendapat penanganan petugas Kamar Mayat RSUD ’45 Kuningan. Menurut Wawan selaku petugas pemulasara jenazah, korban kecelakaan tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia masih di bawah 20 tahun.

“Perkiraan korban masih berusia di bawah 20 tahun. Tidak ada identitas dan belum ada keluarga yang datang menjemput,” ungkap Wawan singkat. (fik)

Berita Terkait