Kondisi Stabil, Polisi Lanjutkan Pemeriksaan Dua Pelaku Perampokan Bos Beras

Ditangkap Polres Ciko setelah Aksi Kejar-Kejaran

Dua pelaku perampokan ditahan di Mapolres Cirebon Kota, Senin (2/12).FOTO:ISTIMEWA

CIREBON-Dua pelaku perampokan bos beras asal Mundu kini dalam kondisi stabil. Pelaku berinisial A dan E yang terluka setelah mobil mereka terbakar usai kejar-kejaran dengan polisi terpantau sudah sehat dan menjalani masa pemulihan.

Senin (2/12), keduanya bahkan terlihat digiring petugas untuk keperluan penyelidikan. Polisi masih menggali sebanyak mungkin keterangan dari keduanya terkait kasus-kasus yang terjadi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. “Ya, keduanya masih diperiksa intensif untuk membongkar kasus secara maksimal,” ujar sumber Radar Cirebon.

Seperti diberitakan sebelumnya, proses penangkapan A dan E turut menyita perhatian publik Cirebon. Keduanya dikejar dari sekitar BAT, Kota Cirebon, dan baru bisa ditaklukkan saat di jalan layang Pegambiran. Itu pun setelah polisi menembak ban mobil, memepetnya hingga hilang kendali dan menabrak median jalan plus tiang PJU (penerangan jalan umum).

Pengejaran sendiri dimulai Sabtu malam (30/11) sekitar pukul 22.00. Berawal saat Satreskrim Polres Cirebon Kota menerima informasi keberadaan kedua pelaku di sekitar BAT. Polisi turun ke lokasi memulai perburuan. Keduanya ternyata menggunakan mobil sedan dengan nopol D 1426 RJ.Tak ingin buruannya lepas, tim khusus pemburu bandit dari Polres Cirebon Kota segera membuntuti mobil itu.

Rupanya A dan E mengetahui situasi sedang tak aman. Mereka langsung tancap gas. Di situlah aksi kejar-kejaran pun dimulai. Hingga menjelang Minggu dini hari (1/12), kedua pelaku takluk di jembatan layang Pegambiran.  Ban mobil meletus akibat ditembak, mobil oleng lalu menabrak median jalan dan PJU.

Dua pelaku perampokan bos beras asal Mundu kini dalam kondisi stabil. Pelaku berinisial A dan E yang terluka setelah mobil mereka terbakar usai kejar-kejaran dengan polisi terpantau sudah sehat dan menjalani masa pemulihan. FOTO: DOK.RADARCIREBON.COM

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy melalui Kasat Reskrim AKP Deny Sunjaya mengatakan A dan E masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena melakukan perampokan pada tahun 2015. “Korbannya waktu itu seorang pengusaha beras asal Mundu. Uang Rp560 juta berhasil dirampok para pelaku ini,” ujar Deny Sunjaya kepada wartawan, Minggu pagi (1/12).

Tertangkapnya dua buronan ini, ditambahkan kasat, maka seluruh pelaku perampokan pengusaha beras itu sudah ditangkap. “Untuk pelaku yang lain sudah tertangkap. Jadi jumlah pelaku semuanya 6 orang. 4 sudah maju di persidangan, nah sekarang dua ini akhirnya takluk juga,” kata Deny. (rdh/dri)

Berita Terkait