Komplotan Maling Untung Besar, Sehari Gondol 2 Motor dari Lokasi yang Sama

ILUSTRASI

CIREBON-Wilayah Kabupaten Cirebon sudah benar-benar rawan pencurian kendaraan bermotor terutama sepeda motor (curanmor). Fakta terbaru, hanya dalam satu hari dua sepeda motor lenyap di di parkiran samping GOR Suryanegara Desa Pamijahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Kedua korbannya merupakan pemain bola remaja yang mengikuti event Pledge United Cup Cirebon.

Informasi yang dihimpun Radar Cirebon, aksi curamor tersebut terjadi pada Minggu (24/11). Salah satu korbannya bernama Baehaqi (14) warga Desa Astapada, Kecamatan Tengahtani. Minggu pagi, korban berangkat menggunakan sepeda motor Honda Scoopy bernopol E 4606 CI menuju ke GOR Suryanegara. Baehaqi akan bermain bola dalam event Pledge United Cup Cirebon.

“Biasa ada yang jaga parkir di depan. Cuma ada orang hajatan. Jadi, anak saya parkir di belakang GOR. Tidak ada yang jaga parkiran. Anak saya memarkirkan motornya dengan kunci stang dan kunci kontak ditutup,” kata Sri (33) ibu korban, saat ditemui Radar Cirebon di rumahnya, Selasa (26/11).

Siang itu, Baehaqi mengetahui ada polisi yang melakukan olah TKP lantaran ada yang kehilangan sepeda motor. Namun, karena belum menyelesaikan pertandingan tidak mempedulikannya dan melanjutkan pertandingan. Setelah selesai, sekitar pukul 13.00 WIB, Baehaqi hendak pulang ke rumahnya.

Sesampainya di parkiran, dia dikagetkan karena motornya yang diparkir tidak ada di tempatnya. Dia langsung lemas dan menghubungi orang tuanya, mengabari kalau baru saja kemalingan.

“Anak telepon suami kalau motornya hilang. Jadi, suami langsung menjemput ke lokasi. Padahal, pas lagi bertanding anak saya tahu ada polisi melakukan olah TKP karena ada kehilangan motor Beat milik pemain bola juga, warga Dukupuntang. Tapi, dia nggak ngeh karena lagi bertanding. Eh, ternyata motor anak saya juga kemalingan. Jadi, hari itu ada dua kejadian,” tuturnya.

Setibanya ayah korban yang bernama Deni di GOR Suryanegara langsung mengajak anaknya mendatangi Mapolres Cirebon untuk melaporkan kehilangan. Akibat dari kejadian itu, mengalami kerugian sekitar  Rp16 juta.

“Saat itu juga suami langsung ke Polres Cirebon untuk laporan. Polisi sudah olah TKP. Motor itu, baru beli cash. Kalau korban yang motor Beat sih kabarnya masih kredit. Nomor laporannya LP B/417/ XI/2019 /JABAR/RES CRB,” ujarnya sambil menunjukkan surat laporan polisi yang ada di handphone-nya.

Sri mengaku mendapatkan informasi, di lokasi itu sering terjadi kehilangan. “Katanya, selama 8 tahun sudah ada sekitar 30-an kejadian kemalingan motor,” akunya. (cep)

Berita Terkait