Kocak! Mau Kembalikan Curian, Terduga Pelaku Lobi Korbannya Pergi dari Rumah

pencuri-lobi-korban
Korban bersama suaminya, menunjukan tempat uang yang disimpannya. Foto: Komarudin Kurdi/Radar Indramayu

PATROL – Kejadian ini nyata benar adanya. Tepatnya di Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu. Seorang pemilik warung kelontong, Taci (23) kehilangan uang sebesar Rp10 juta. Uang itu, disimpan di dalam lemari kamarnya.

Saat korban tengah berbelanja, pelaku rupanya memanfaatkan kesempatan tersebut. Rumah korban kebetulan tidak dikunci. “Habis Maghrib saya belanja barang ke toko di seberang jalan. Suami saya juga waktu itu lagi keluar. Waktu pulang saya baru ngeh, lupa nggak ngunci pintu,” kata Taci, kepada Radar Indramayu.

Taci lantas memerhatikan lemari tempatnya menyimpan uang. Setelah diperiksa, benar saja uang simpanannya senilai Rp10 juta raib. Setelah suaminya pulang, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Patrol.

Kapolsek Patrol Kompol, H Mashudi SH MH, melalui Kanit Reskrim Iptu Nurahmad, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Ahmad, pihaknya kini tengah melakukan pendalaman dan pengembangan kasus pencurian ini.

“Selain melakukan olah TKP,  kami juga memintai keterangan saksi. Bahkan, kami kini menemukan petunjuk mengenai diduga siapa pelakunya. Petunjuk itu kita dapatkan dari percakapan di WhatsApp,” ujar Nurahmad.

Percakapan itu yang jadi petunjuknya. Polisi menengarai ada kejanggalan. “Kalau sudah ketangkep pelakunya nanti akan kita sampaikan ke masyarakat,” ujar Nurahmad.

TERDUGA PELAKU MELOBI

Dalam percakapan WhatsApp tersebut, teman suami korban menyarankan korban tidak usah lapor Polisi. Dia mengaku mengetahui pelakunya dan uang yang diambil masih utuh. Bahkan berani menjanjikan kalau uang tersebut akan diantarkan.

Syaratnya, korban dan suaminya harus pergi keluar rumah beberapa jam. Nanti, uang diantarkan oleh pelakunya ke tempat semula.

Syarat kedua, kejadian tersebut jangan sampai mengundang perhatian masyarakat. Syarat-syarta itu, kata teman suami korban, merupakan wangsit mimpi.

Syaratnya belum selesai. Masih ada syarat berikutnya. Korban yang terlanjut melapor ke Polsek Patrol agar tidak melanjutkan laporannya ke Polres Indramayu.  Alasannya, khawatir bila berkas laporan tidak bisa dicabut.  (kom)

Berita Terkait