Kirim Doa, Berharap Supendi Kuat Hadapi Musibah

DOA: Warga Bongas gelar doa bersama untuk Bupati Supendi, kemarin(17/10).FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

DITAHANNYA Bupati Indramayu Supendi menyisakan kesedihan bagi masyarakat di Kecamatan Bongas. Ratusan warga di kampung halaman Kang Pendi– panggilan akrab Supendi– menggelar doa bersama agar kakek 5 cucu itu beserta keluarga diberikan ketabahan, kesabaran dan kesehatan dalam menghadapi kasus hukum yang menjerat.

Acara doa bersama yang diprakarsai Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Bongas dipusatkan di aula kantor Desa Kertajaya, Kamis malam (17/10). Mengangkat tema ‘Bongas bersama untuk Indramayu’, doa bersama diikuti sejumlah elemen masyarakat. Di antaranya para tokoh ulama, tokoh masyarakat, kuwu, BPD, pamong desa, Karang Taruna, ormas/OKP serta komunitas se-Kecamatan Bongas.

Warga dari luar Kecamatan Bongas seperti Kecamatan Anjatan dan Sukra juga ikut serta. Mereka duduk lesehan di atas lantai. Dipimpin Ketua MUI Desa Kertajaya, Kusnadi, warga terlihat khusuk berdoa bersama untuk Kang Pendi. Sebagian mereka tak kuasa membendung air mata tatkala doa dimunajatkan.

Ketua DPK KNPI Bongas Asri Suhandi mengatakan acara doa bersama ini merupakan inisiatif dari masyarakat. Bermula dari keinginan para kuwu dan ormas/OKP untuk mengadakan doa bersama yang bisa dihadiri banyak orang.

Keinginan itupun direspons masyarakat yang simpati dengan kasus yang menimpa Kang Pendi. Sebab sebelumnya, mereka melaksanakan doa bersama sendiri-sendiri dimusala, masjid maupun bersamaan dengan acara-acara keagamaan.

“Alhamdulillah bisa terlaksana. Antusias masyarakat luar biasa, sangat terlihat mereka begitu mencintai Kang Pendi. Masyarakat Bongas mendoakan Kang Pendi dan keluarga besar agar diberi kekuatan, ketabahan, dan kesehatan dalam menghadapi masalah ini,” tuturnya kemarin.

Asri Suhandi mengatakan faktor yang mendorong masyarakat Bongas menggelar doa bersama karena begitu menghormati, menyayangi dan mencintai Kang Pendi. Putra Rasdin Sjarifudin (Alm)-Hj Jaenah itu sudah dianggap panutan dan orang tua bagi warga Bongas.

Kang Pendi dan keluarganya dikenal dermawan. Baik di mata masyarakat dan sangat peduli dengan tanah kelahirannya. Berasal dari keluarga petani, Kang Pendi juga memiliki perhatian besar terhadap persoalan para petani Indramayu.

“Kepeduliannya terhadap masyarakat sangat luar biasa, apalagi kepada pemuda. Beliau sering memberi inspirasi kepada pemuda, memberikan masukan kepada kami agar selalu giat,kerja keras, tahan banting jangan duduk diam. Kang Pendi tauladan bagi kami,” ungkap Asri.

Senada disampaikan Camat Bongas Iing Kuswara SSTP MSi. Acara doa bersama ini sebagai bentuk dukungan dan kecintaan masyarakat kepada Bupati Supendi. Sejak kejadian penjemputan paksa oleh KPK, masyarakat berinisiatif dan spontan memanjatkan doa bagi keselamatan Bupati Supendi.

“Kecintaan masyarakat Bongas tidak akan hilang meski Pak Bupati mengalami musibah seperti ini. Justru penghormatan kepada beliau dan keluarga semakin besar. Ini semua karena jasa-jasa beliau yang begitu sangat dirasakan khsusunya kepada masyarakat Bongas,” terangnya. (kho)

Berita Terkait