Keracunan di Pemalang, Diduga Akibat Nasi Berkat

keracunan-di-pemalang
Korban keracunan mendapat penanganan pertama di Balai Desa Karangsari, Jumat (6/12). Foto: Radar Tegal

PEMALANG – Ratusan warga mengalami keracunan. Diduga, mereka memakan nasi berkat dari sebuah hajatan di Desa Karangsari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Dilansir dari Radar Tegal, jumlah korban yang tercatat mencapai 189 orang. Mereka berdatangan menggunakan Mobil Siaga Desa ke balai desa untuk mendapat penanganan medis.

Pemerintah Desa Karangsari juga mendatangi rumah-rumah warga untuk menjemput korban keracunan lainnya yang belum tertangani. Besar kemungkinan jumlah korban akan terus bertambah. Pemerintah Kabupaten Pemalang juga sudah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) atas peristiwa keracunan masal ini.

Kepala Desa Karangsari, Dasuki mengatakan, penanganan pertama memang dilakukan di Balai Desa Karangsari oleh tim medis yang telah disiagakan. Untuk korban keracunan yang sifatnya berat, mereka akan dibawa ke rumah sakit atau penanganan kesehatan lebih lanjut. “Korban keracunan yang rawat inap ada 25 orang,” ujar Dasuki, Jumat (6/12).

Dari data sementara, korban keracunan terbanyak berasal dari Dusun Pesuruan. Sebab, hajatan memang dilaksanakan di dusun tersebut. Selain warga yang menerima berkat, tuan rumah hajat juga mengalami keracunan serupa.

Untuk sementara penyebab keracunan adalah hidangan berkat. Namun, belum diketahui kandungan yang menyebabkan warga mengalami keracunan. Sampel dari nasi berkat tersebut saat ini sudah dibawa ke Semarang untuk pemeriksaan laboratorium. “Kita tunggu saja. Hasilnya belum keluar,” kata Dasuki, menambahkan. (yud/sul/ima)

Berita Terkait