Kejuaraan Perdana AFKC Libatkan SMA Sederajat

Olahraga Kota Cirebon

TECHNICAL MEETING: Ketua Asosiasi Futsal Kota Cirebon Amroni SE memberi arahan pada technical meeting AFKC Cup 2019 yangberlangsung di Aula KONI Kota Cirebon, kemarin. AFKC Cup 2019 untuk menjaring atlet-atlet jangka panjang.FOTO: TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON

CIREBON – Futsal menjelma jadi salah satu cabang olahraga paling digemari. Tak terkecuali di Kota Cirebon. Antusiasme itu membawa angin segar bagi Asosiasi Futsal Kota Cirebon (AFKC). Tahun ini, top organisasi futsal di Kota Udang menggelar kejuaraan perdananya.

Event bertajuk Piala AFKC 2019 digelar dalam waktu dekat ini. Tepatnya pada Jumat (6/12) di Sport Hall Bima, Kota Cirebon. Pesertanya merupakan tim pelajar SMA dan sederajat. Kali ini, dipertandingkan nomor putra dan putri demi menggali potensi pemain masa depan.

Total, ada 36 tim yang berlaga pada event ini. Sebanyak 27 tim pada kelompok putra, dan 9 tim pada kelompok putri. Ketua AFKC, Amroni berharap, seluruh pemain yang terlibat dalam turnamen ini mampu menunjukkan performa terbaik.

“Jangan risau andai timnya kalah,” katanya saat technical meeting di Aula KONI Kota Cirebon, Selasa (3/12).

“Tunjukkan saja permainan yang terbaik. Sebab, selalu ada tempat di dalam skuad Kota Cirebon bagi pemain-pemain potensial yang mampu menunjukkan effort dan berjuang keras dengan seluruh kemampuan terbaik,” katanya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa AFKC punya misi jangka panjang di balik pelaksanaan turnamen ini. Menurut Amroni, tahun depan ada sejumlah event yang akan dihadapi AFKC. Salah satunya adalah Piala Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Barat. Kompetisi tersebut resmi dan digelar rutin setiap tahun.

Pada Piala AFP Jawa Barat 2019, Kota Cirebon menunjukkan progres yang signifikan. Melaju hingga ke babak semifinal sebelum akhirnya dikalahkan Kabupaten Bandung Barat (KBB) lewat drama adu penalti. Lebih jauh lagi, AFKC akan segera membangun tim proyeksi Porda Jabar 2022.

“Karena itu, kami harap Piala AFKC betul-betul menjadi ajang unjuk gigi para pemain muda Kota Cirebon. Ini merupakan kesempatan emas buat mereka. Karir dan prestasinya bisa terus dikembangkan,” tambah Amroni.

AFKC baru resmi berdiri sejak setahun lalu. Namun, perkembangan futsal begitu pesat. Memang belum ada gelar juara yang dipersembahkan tim futsal Kota Udang. Menjadi semifinalis Piala AFP Jawa Barat tahun 2019 adalah capaian terbaik.

Namun demikian, pemain futsal Kota Udang punya capaian individual yang cukup mengesankan. Dea Wahyudin dan Yogi Saputera masuk skuad Jawa Barat proyeksi PON 2020 di Papua. Menyandang gelar juara bertahan, tim futsal Jawa Barat secara otomatis telah lolos ke babak utama PON.

“Kualitas pemain kita diakui di Jawa Barat. Menjadi tambahan motivasi buat kami supaya pembinaan terus berlanjut. Saya harap, pemain muda lainnya menjadikan itu contoh dan inspirasi untuk lebih baik lagi ke depan,” pungkas Amroni. (ttr)

Berita Terkait