Kebakaran Lahan Milik Warga Kuningan Nyaris Merembet ke PAUD Baitussalam

kebakaran-lahan-warga-kuningan
BERHASIL DIPADAMKAN: Api mudah membakar ilalang yang kering saat musim kemarau seperti sekarang, sehingga diimbau tidak membakar sembarangan. Foto: Satpol PP Kabupaten Kuningan/Radar Kuningan

KUNINGAN – Lagi-lagi kebakaran lahan warga di Kuningan terjadi hingga nyaris menghanguskan bangunan. Kali ini terjadi di lahan kebun milik warga di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Cirendang, hingga nyaris mengenai bangunan PAUD Baitussalam, Minggu siang (13/10).

Berdasarkan informasi dihimpun, kejadian kebakaran lahan yang berada persis di pinggir jalan baru Cijoho tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 13.30 WIB. Kejadian tersebut langsung dilaporkan warga kepada petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan untuk upaya pemadaman.

Sekitar lima menit kemudian, satu unit kendaraan pemadam kebakaran pun tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman.

Selain melakukan penyemprotan titik api, petugas dibantu warga sekitar berupaya memadamkan api dengan cara manual menggunakan ranting pohon untuk mencegah kobaran semakin meluas. Butuh waktu sekitar setengah jam untuk petugas menjinakkan api sehingga api dinyatakan padam sekitar pukul 14.00 WIB.

Plt Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan Khadafi Mufti menduga penyebab kebakaran akibat aktivitas pembakaran ilalang yang dilakukan sengaja untuk membuka lahan. Atas hal tersebut, Khadafi sangat menyayangkan, mengingat dampak yang ditimbulkan bisa membahayakan keselamatan warga dan juga bangunan di sekitarnya.

“Api membakar lahan yang sebagian besar sudah mengering akibat kemarau dan pepohonan lainnya. Beruntung api bisa dijinakkan sebelum menjalar ke bangunan PAUD,” ungkap Khadafi.

Akibat kebakaran tersebut, kata Khadafi, pihaknya menemukan puluhan pohon seperti mangga dan lainnya hangus terbakar.  Adapun total lahan yang terbakar mencapai 1.400 meter persegi.

Atas kejadian tersebut, Khadafi pun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan tidak melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan titik api yang berpotensi kebakaran. Seperti tidak membakar sampah sembarangan ataupun sengaja untuk membuka lahan dan bagi ibu-ibu rumah tangga tidak meninggalkan kompor menyala saat keluar rumah dan lainnya.

“Bagi kalangan usaha seperti peternakan dan panglong untuk selalu menempatkan penjaga siang dan malam dan melengkapinya dengan alat pemadam api ringan (APAR) untuk jaga-jaga. Selain itu pastikan kabel dan jaringan listrik aman untuk mencegah korsleting listrik yang bisa menjadi penyebab kebakaran rumah. Kalau ada yang melihat seseorang dengan sengaja membakar lahan, jangan segan untuk lapor ke pihak berwajib untuk memberikan efek jera,” imbau Khadafi. (fik)

Berita Terkait