Kasus Penembakan, Bupati Majalengka Minta Maaf, Serahkan ke Proses Hukum

MAJALENGKA-Bupati Majalengka DR H Karna Sobahi MMPd angkat bicara terkait peristiwa penembakan atau penggunaan senjata api yang melibatkan anaknya yang juga ASN Pemkab Majalengka Irfan Nur Alam. Karna mengatakan  dirinya beserta keluarga akan mengikuti proses hukum yang berlaku secara kooperatif.

“Sebagai Bupati Majalengka, saya mohon maaf manakala dalam hari-hari ini masyarakat merasa terganggu dengan pemberitaan yang tidak nyaman, walaupun berita itu baru beredar secara sepihak. Namun demikian, saya dan keluarga akan tetap mengikuti secara  kooperatif dan menghargai proses hukum yang berlaku,” kata Karna kepada wartawan.

Menurut Bupati Karna, pihak keluarga telah menunjuk tim pengacara untuk menangani persoalan ini. Tim penasehat hukum pun sudah mengumpulkan informasi yang objektif tentang kronologi kejadian itu, mulai dari proses awal hingga terjadinya penembakan dan aksi pengeroyokan.

“Supaya mayarakat bisa memahami bagaimana kejadian yang sebenarnya. Sebagai keluarga saya akan menghormati dan mengikuti proses hukum. Walaupun selama ini berita yang sudah terlanjur viral adalah baru dari pihak pelapornya saja,” kata Karna. (azs)

Berita Terkait