Kasus OTT Bupati Indramayu, Sepeda Java Neo Hasil Sogokan yang Gagal Ngaspal

Selain uang tunai ratusan juta rupiah, penyidik KPK juga menyita sepeda seharga Rp20 juta dari kediaman Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah.FOTO:JP

CIREBON-Foto sepeda merek Java Neo yang dirilis Radar Cirebon kemarin ternyata heboh. Sepeda itu disita tim KPK dari rumah Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah. Heboh karena Omarsyah ternyata diketahui bergabung pada salah satu komunitas sepeda di wilayah Cirebon.

Beberapa sumber Radar Cirebonmenyebut Omarsyah yang beralamat di Cirebon itu sudah memamerkan sepeda barunya itu kepada beberapa rekannya. Bahkan kabarnya akan digunakan bersepeda akhir pekan ini. Sial, ia keburu disergap KPK.

“Beliau (Omarsyah, red) memang punya komunitas sepeda. Sepedanya bahkan sudah dipamerin gitu. Katanya minggu ini mau dipake. Eh gak nyangka ternyata berurusan dengan KPK,” ujar salah satu sumber RadarCirebon.

Dalam pemeriksaan KPK, Omarsyah diketahui menerima suap Rp350 juta dan sepeda dari pengusaha bernama Carsa. Anak buah Omarsyah, Wempy Triyono, menerima suap Rp560 juta. “Uang yang diterima OMR (Omarsyah) dan WT (Wempy Triyono) diduga juga diperuntukkan untuk kepentingan bupati (Supendi, red), pengurusan pengamanan proyek, dan kepentingan sendiri,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan.

Sebagaimana data yang dirilis KPK, sepeda sogokan untuk Omarsyah ditaksir senilai Rp20 juta. Dari penelusuran koran ini di situs jual beli online, sepeda Java Neo itu dijual dengan harga sekitar US $ 1,299,99 atau setara Rp18,4 juta dengan biaya pengiriman sekitar US $ 147 atau setara Rp2 juta (lihat grafis). (rc)

Berita Terkait