Jumlah Fraksi DPRD Kabupaten Majalengka Bisa Berkurang

dprd-majalengka
Ilustrasi. Foto: Dok. Radar Majalengka

MAJALENGKA – Keanggotaan DPRD Kabupaten Majalengka periode 2019-2024 dihuni oleh para wakil rakyat yang berasal dari sembilan partai politik. Meski jumlah parpolnya sama dengan keanggotaan periode sebelumnya, namun jumlah fraksi di DPRD Majalengka periode sekarang dipastikan lebih sedikit.

Seperti diketahui, di keanggotaan DPRD periode sebelumnya (2014-2019) jumlah fraksi di DPRD terdapat delapan fraksi, yakni Fraksi PDIP, Fraksi PKB, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PPP, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, dan Fraksi PAN-Nasdem, sehingga seluruhnya berjumlah 8 fraksi.

Namun, di keanggotaan DPRD periode sekarang hanya ada enam parpol yang sebetulnya bisa membentuk sebuah fraksi penuh, karena memiliki jumlah anggota empat atau lebih. Yakni, PDIP (15 kursi), Gerindra (7 kursi), Golkar (6 kursi), PKS (5 kursi), PAN (5 kursi), dan PKB (5 kursi). Sedangkan, Nasdem (3 kursi), PPP (2 kursi), dan Demokrat (2 kursi) harus bergabung dengan parpol lain untuk membentuk sebuah fraksi penuh.

Informasi yang dihimpun, Partai Demokrat telah menentukan pilihan bergabung dengan PAN untuk menjadi sebuah fraksi. Ketua DPC Partai Demokrat Majalengka H Fuad Abdul Azid membenarkan keputusan ini dan telah mengusulkannya ke lembaga DPRD untuk disahkan.

Sedangkan, Partai Nasdem juga telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan bergabung dengan PPP untuk membentuk sebuah fraksi penuh. Ketua DPD Partai Nasdem Majalengka Wawan Darmawan SPd menyaratan, pihaknya telah bersepakat dengan partai berlambang Kakbah tersebut untuk membuat fraksi tersendiri di DPRD.

Sehingga, jika skema ini tetap berjalan seperti yang telah direncanakan, maka pada saat penetapan komposisi keanggotaan dan pimpinan Fraksi DPRD Majalengka periode 2019-2024, jumlah fraksi di DPRD akan berkurang satu dari periode sebelumnya, dari 8 fraksi menjadi 7 fraksi. (azs)

Berita Terkait