Juara The Voice of Germany 2019, Claudia Harumkan Cirebon di Mata Dunia

Claudia-emmanuela-final-the-voice-of-germany
Penampilan Claudia Emmanuela di Final The Voice of Germany. Foto: Instagram/The Voice of Germany

CIREBON-Claudia Emmanuela Santoso. Gadis Cirebon itu berhasil membuktikan diri sebagai yang terbaik di The Voice of Germany 2019. Membawakan lagu I Have Nothing dari Whitney Houston, dia pun keluar sebagai juara dan mengalahkan 4 finalis lainnya di babak final, Minggu malam waktu setempat (10/11).

Audi –sapaan akrab Claudia Emmanuela Santoso– kerap disebut sebagai gadis ajang karena keikutsertaannya mengikuti berbagai kompetisi pencarian bakat sejak masih berusia 4 tahun. Kini nama Audi semakin melejit. Media nasional ramai memberitakan keberhasilannya sebagai pemenang ajang bergengsi dengan vooting tertinggi sebesar 46,39 persen, jauh melampaui 4 finalis lainnya.

Berkat capaian tertinggi selama berkarir, membuat nama Cirebon ikut melejit. Cirebon menjadi perbincangan karena merupakan kota kelahiran dan dibesarkannya Audi. Masyarakat Indonesia, berhak bangga. Termasuk kebanggaan yang dirasakan civitas tempat Audi menimba ilmu, Yayasan BPK Penabur Cirebon.

Sabtu pagi (11/11) setelah Claudia dinyatakan sebagai pemenang, kepala sekolah, guru, hingga siswa dan siswi SMAK Penabur Cirebon sorak-sorai. Mereka merefleksikan kegembiraan dan kebanggaan bahwa ada alumni BPK Penabur yang diperhitungkan di kancah internasional. Suasana riuh semakin keras terdengar ketika pihak sekolah memutar ulang detik-detik diumumkannya pemenang pada layar TV LED di lobby sekolah yang berlokasi di Jl Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, itu.

Begitu nama Claudia disebut sebagai juara, mereka berteriak histeris sambil memeluk teman di sebelahnya, satu sama lain. “Sebagai siswa Penabur, kami senang dan sangat bangga terhadap Claudia yang berhasil menjadi juara The Voice di Jerman,” ujar Adriel Pranawa Adi, siswa kelas X SMAK Penabur Cirebon. Adriel memuji penampilan Claudia. Menurutnya, Claudia penuh penghayatan dengan suara yang bagus dan menyentuh perasaan.

Kiprah putri sulung dari 2 bersaudara itu dijadikan pihak sekolah sebagai bahan motivasi untuk siswa lain. BPK Penabur selalu menayangkan penampilan Claudia melalui layar LED selama ia mengikuti The Voice di Jerman. Itu dilakukan ketika jam istirahat. “Untuk membangkitkan semangat anak agar berprestasi,” kata Guru Musik Claudia di SMAK Penabur Yohanes Subagyo.

Halaman: 1 2 3

Berita Terkait