Jokowi Gas Pol, Prabowo Optimis Menang

Joko Widodo Capres 01-Prabowo Subianto Capres 02

Habib Rizieq mengatakan sambutan yang antusias masyarakat dalam kampanye Prabowo-Sandi di berbagai daerah, merupakan indikasi kemenangan pasangan ini di Pilpres 2019 sudah semakin dekat. Sementara itu, menjelang Minng sore kemarin Capres Jokowi dan Cawapres Ma’ruf Amin berkampanye dengan tema Karnaval Indonesia Satu di kawasan Pendopo, Kota Tangerang, Banten. Diarak dengan Kereta Kencana yang melintasi Jl Daan Mogot menuju Alun-Alun Kota Tangerang, mengusung nuansa budaya Betawi.

Kusir kereta kencana Mas Ngabei Sunardi Prasetyo menyebut kereta kencana tersebut selalu digunakan Jokowi setiap melakukan agenda kampanye ke berbagai kota di Indonesia. “Hiasan kereta kencananya macam-macam, tergantung adat yang ada di kota tujuan,” ujar pria yang disapa Sunar itu.

Pada acara tersebut, interior kereta kencana yang dikendarai Jokowi dan KH Ma’ruf Amin mendapat sentuhan kain batik Betawi bermotif loreng Ondel-Ondel dan Salakanagara. Selain itu, terdapat hiasan kembang mayang artifisial yang mencirikhaskan budaya Betawi. Kemudian terdapat susunan bunga mawar, roncean melati, serta topeng tari Betawi. “Bahannya tinggal dicarikan saja dari kota asal, lalu dibuat menghias kereta di tempat sebelum dipakai pawai,” tutur Sunar melanjutkan.

Terdapat masing-masing dua kereta kencana dan sejumlah awak kusir yang dipersiapkan untuk pawai dalam karnaval. Kereta kencana pertama membawa pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, sedangkan kereta kedua membawa Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Tohir dan anggota lainnya mulai pukul 16.00 WIB hingga pendopo Kantor Walikota Tangerang.

Tiba di panggung utama, Jokowi disambut riuh pendukungnya. Dalam pemaparan politiknya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan pesta demokrasi harus menciptakan kegembiraan, bukan menimbulkan ketakutan. “Inilah yang dinamakan pesta demokrasi. Pesta harus senang, gembira. Jangan sampai dengan adanya pesta demokrasi diciptakan adanya ketakutan,” terang Jokowi.

Ditegaskannya, dalam pesta demokrasi jangan sampai ada kemarahan. Harus menjaga persaudaraan serta persatuan bangsa. “Kita semua yang ikut kontestasi saudara sebangsa setanah air. Siapa setuju kita terus jaga kerukunan, persatuan. Jangan sampai kita jadi nggak bersaudara,” katanya.

Jokowi yang didampingi Ma’ruf Amin menegaskan pesta demokrasi adalah hakikat kegembiraan dalam rangka memilih pemimpin. “Tapi kalau pilih dilihat. Punya pengalaman atau belum, track record baik atau nggak baik. Rekam jejak harus dilihat,” katanya.

Ia pun mengingatkan agar para pendukungnya gas pol menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada 17 April mendatang. “Sekarang sudah tinggal sepuluh hari lagi (menjelang Pemilu). Maka kita harus gas pol,” kata Jokowi yang langsung disambut gegap pendukungnya. Sementara itu, 15 menit setelah Jokowi berpidato, Ma’ruf Amin menutup kampanye dengan memanjatkan doa. (khf/fin/ful)

Halaman: 1 2

Berita Terkait