Jalur Pantura Rawan Pohon Tumbang, Bikin Warga Waswas

Rawan-Pohon-Tumbang
RAWAN TUMBANG: Kondisi Jalan Pantura Pilangsari-Jatibarang Indramayu rawan pohon tumbang dan membahayakan pengguna jalan. FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Jelang musim hujan, Jalur Pantura Jatibarang rawan pohon tumpang. Di sepanjang Jalan Pilangsari sampai Sukalila Kecamatan Jatibarang dahan pohon-pohon besar sudah merambat di atas jalan yang padat arus lalu lintas.

Bahkan, ada dahan pohon yang sudah di atas median jalan dan mengenai tiang penerangan jalan umum (PJU). Salah seorang warga, Cipto (47) mengatakan, banyaknya pohon besar di sepanjang jalan pantura butuh perhatian khusus dari pengeola jalan.

Karena, lanjutnya, pohon besar, cabang dan ranting pohon bisa patah tiba-tiba diterpa angin dan menimpa pengendara yang melintas di bawahnya.

“Sangat bahaya sekali pohon tumbang atau patah cabang bisa terjadi kapan saja. Memasuki musim hujan dahan pohon bisa patah dan membahayakan pengguna jalan,” kata Cipto kepada Radar, Selasa (29/10).

Menurutnya, keberadaan pohon besar yang rawan tumbang ini juga dikawatirkan pengguna Jalan Pantura Jatibarang. “Kadang saya sering waswas saat melintas di bawahnya apalagi cabang dan ranting pohon sudah mencapai batas tengah jalan, jika patah dampaknya bisa menutup satu jalur jalan, terutama bisa menutup jalan jalur Jakarta-Cirebon,” terangnya.

Warga lainnya, Ian (50) mengatakan, tidak hanya pengguna jalan saja yang waswas dengan pohon tumbang, tapi warga setempat juga merasakan hal yang sama.

Dikatakan Ian, Jalan Pantura menjadi akses jalan utama masyarakat Indramayu bagian timur, terutama Sukagumiwang dan Kertasemaya yang menjadi akses menuju Cirebon. Sehingga, menurutnya, butuh pemangkasan dahan pohon dari pihak yang berwenang.

“Saya lihat banyak yang potensinya sangat membayakan pengguna jalan, jangan sampai ada korban baru melakukan pemangkasan dahan,” katanya. (oni)

Berita Terkait