Jabar Buka Lowongan 1.934 CPNS

Peserta Seleksi Diimbau untuk Waspadai Penipuan

Kabid Informasi Kepegawaian Kantor Regional III Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Budi Haryono (kiri), Kabid Pengadaan dan Mutasi BKD Provinsi Jawa Barat Tulus Arifin (tengah) serta Kasubid Formasi dan Pengadaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat Pepi Taufik (kanan) menjadi narasumber Japri, Jumat (15/11).FOTO:MOHAMAD JUNAEDI/RADAR CIREBON

BANDUNG-Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) mengalokasikan 1.934 formasi dalam rekrutmen Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (SCPNS) 2019. Rinciannya, 1.002 formasi tenaga teknis, 839 formasi tenaga pendidik, dan 93 formasi tenaga kesehatan.

Menurut Kasubid Formasi dan Pengadaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat Pepi Taufik, alokasi formasi SCPNS Pemdaprov Jabar terdiri dari 37 unit kerja dari 44 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Terkait jenis formasi yang dibutuhkan adalah umum, formasi khusus untuk jenis jabatan sesuai dengan program nasional, pendidikan, kesehatan, dan jabatan teknis penunjang infrastruktur lainnya, tidak termasuk jabatan administrasi,” tuturnya saat menjadi narasumber dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (15/11), didampingi Kabid Pengadaan dan Mutasi BKD Provinsi Jawa Barat, Tulus Arifin.

Dia menjelaskan bahwa tata cara pendaftaran CPNS 2019 dapat diakses via sscasn.bkn.go.id. Dalam situs tersebut, calon pendaftar membuat akun SSCN 2019 dengan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga atau NIK kepala keluarga.

“Sesudah akun berhasil dibuat, calon pendaftar tinggal log in menggunakan NIK sebagai user name dan password yang telah didaftarkan. Setelah itu, calon pendaftar mengisi kolom biodata, memilih formasi dan jabatan, serta mengunggah KTP dan dokumen persyaratan,” jelasnya.

Kemudian, apabila sudah selesai, lanjutnya, calon pendaftar mesti mengecek resume pendaftaran sebelum mencetak kartu pendaftaran SSCN 2019. “Secara timeline nasional, pendaftaran dimulai dari tanggal 11 November 2019 sampai dengan 24 November 2019. Meski begitu, jadwal bisa berubah dan menyesuaikan dengan kebijakan panitia seleksi nasional (panselnas),” imbuhnya.

Sementara, Kabid Informasi Kepegawaian Kantor Regional III Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Budi Haryono, menambahkan,  sebelum mendaftar, calon pendaftar lebih baik menyiapkan dokumen-dokumen sebagai syarat pendaftaran. “Yakni kartu keluarga, KTP atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, ijazah, transkrip nilai, pas foto dan dokumen lain sesuai instansi yang akan dilamar,” tambahnya.

Dia mengimbau kepada calon pendaftar untuk tidak percaya dengan oknum yang menjanjikan lolos SCPNS 2019. Jika ada pertanyaan atau informasi yang belum diketahui, katanya, lebih baik menanyakan langsung ke pihak panitia seleksi tingkat provinsi.

“Cari dan lamar jabatan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dimiliki, tetap yakin dengan kemampuan sendiri. Jangan mudah terbuai dengan janji manis oknum penipu. Jika ada pertanyaan langsung tanyakan kepada pihak panitia seleksi di Jawa Barat,” ungkapnya.

Perlu diketahui, Panitia seleksi di Jabar bisa dihubungi melalui bkd.jabarprov.go.id, Instagram @bkd.jabar, atau via WhatsApp 082121671500. (jun)

Berita Terkait