Innalillahi, KH Mukhlas Dimyati, Sesepuh Pondok Pesantren Gedongan Berpulang

KH-MUKHLAS-DIMYATI
KH Mukhlas Dimyati. Foto: Istimewa

CIREBON – KH Mukhlas Dimyati, sesepuh dan pengasuh Pondok Pesantren Gedongan, Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, wafat, Selasa (13/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Almarhum berpulang setelah menjalani perawatan medis di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Kai Muklas sudah sering bolak-balik ke rumah sakit beberapa bulan terakhir karena kondisi usianya yang sudah sepuh, 79 tahun. Kiai Mukhlas lantas dibawa Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berobat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta hingga akhirnya tutup usia.

Pengasuh Pondok Pesantren Gedongan KH Abdul Hayi menuturkan, kabar meninggalnya Kiai Mukhlas diterimanya pada Selasa siang. rencananya jenazah akan dipulangkan sekitar 15.30 WIB dan dimakamkan keesokan harinya, Rabu (14/8).

“Kalau sakitnya, sakit sepuh, sudah semingguan dirawat. Rencana jenazah dipulangkan hari ini dan baru dikebumikan besok antara jam 9 sampai jam 10 pagi,” ujarnya.

Hayi mengatakan, saat ini sebagian keluarga besar Ponpes Gedongan sedang berada di Jakarta mempersiapkan proses kepulangan jenazah.

Sementara itu, Kuwu Desa Ender Iwan Sovwan mengatakan, KH Muklas Dimyati meninggalkan empat orang anak. Tiga di antara empat anaknya sudah menikah.

“Ini kehilangan besar, salah satu ulama besar meninggal dunia. Ini kehilangan bagi masyarakat Cirebon, khususnya warga Ender,” ungkapnya. (dri)

Berita Terkait