Ini Dia, Tujuh Kepala Dinas Pilihan Walikota Hasil Open Bidding

open-bidding
Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH melantik tujuh pejabat hasil open bidding. Foto: Agus Rahmat/Radar Cirebon

CIREBON – Tujuh pejabat eselon IIb resmi dilantik Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH. Walikota meminta kepala dinas terpilih hasil open bidding segera membentuk tim kerja, di dinasnya masing-masing. Dan mengajukannya ke Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan Daerah (BKPPD) untuk dilakukan rotasi dan mutasi.

Berikut nama pejabat yang dilantik:

  1. Asisten Administrasi Umum, Drs Agus Herdiyana MSi
  2. Kepala Dinas Pendidikan, Drs Irawan Wahyono SPd MPd
  3. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Syaroni ATD MT
  4. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Suwarso Budi Winarno AP MSi
  5. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Ma’ruf Nuryasa AP
  6. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Drs Sosroharsono S
  7. Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata, Drs Agus Suherman SH MH

Dengan tim kerja tersebut, Azis berharap pejabat yang baru dilantik bisa langsung bekerja. Tidak ada waktu lagi untuk berleha-leha, karena akhir tahun ini banyak pekerjaan. Dan mempersiapkan program kerja untuk tahun depannya.

open-bidding
Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menandatangani SK pelantikan tujuh kepala dinas hasil open bidding. Foto: Agus Rahmat/Radar Cirebon

Untuk DPUPR, Azis mengingatkan untuk melakukan antisipasi musim hujan yang bisa berpotensi banjir. DKOKP, diminta untuk menyelesaikan target 2 juta wisatawan dan menyusun program kerja tahun depan.

“DKIS saya minta menyusun perkembangan pembangunan dalam tahun 2019 ini, sehingga bisa diketahui oleh masyarakat Kota Cirebon,” kata Azis, kepada Radar Cirebon, usai pelantikan di Ruang Adipura Kencana Balaikota Cirebon, Jumat (8/11).

Kemudian DPMPTSP, harus mempunyai inovasi untuk menarik investor dan menyederhanakan perizinan. Disdik agar meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, prasarana dan sarananya. Asisten Administrasi untuk segera bekerja sesuai dengan arahan dari sekda. Dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB agar memperbaiki angka kematian ibu dan anak.

“Kami akan langsung pantau gebrakan para pejabat baru ini. Jangan sampai pejabat yang saya dan ibu wakil pilih ini mengecewakan karena kinerjanya tidak bagus,” tegasnya.

Sementara kepada yang belum terpilih, Azis minta tidak usah berkecil hati. Masuk tiga besar saja sudah memiliki nilai, yakni akan menjadikan nilai tambah bila sewaktu-waktu ada evaluasi yang membutuhkan pejabat tersebut.

“Akhirnya, segeralah bekerja layani masyarakat dengan baik, emban amanah dan kepercayaan yang kami berikan,” pungkasnya. (gus)

Berita Terkait