IAIN Syekh Nurjati Mimpi Menjadi UIN Semakin Dekat

Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. FOTO: DOK.RADAR CIREBON
Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.FOTO: DOK.RADAR CIREBON

CIREBON-IAIN Syekh Nurjati bakal segera bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Salah satu syarat penting peningkatan status tersebut sudah terpenuhi, yakni proses pembebasan lahan hibah dari Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr H Sumanta MAg menjelaskan, salah satu syarat menjadikan IAIN sebagai UIN adalah minimal kepemilikan lahan seluas 30 hektare. Dengan dirampungkanya proses hibah dari Pemerintah Kabupaten Indramayu seluas 18 hektare, dan pembebasan lahan di sekitarnya, total luas lahan yang dimiliki sekitar 32 hektare. “Sekarang ini, syarat kepemilikan lahan sudah selesai. Bahkan sudah lebih dari target,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Total lahan yang dimiliki IAIN Syekh Nurjati saat ini mencapai 32 hektare. Terdiri dari kepemilikan lahan di Jl Perjuangan atau kampus utama seluas 4 hektare. Ditambah lahan yang berada Desa Astapada, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon 4,2 hektare. Dengan tambahan lahan seluas 32 hektare dari hibah Pemkab Indramayu, totalnya sudah melebihi target. “Jadi kalau semuanya dijumlahkan, itu kita sudah lebih,” ungkapnya.

Dijelaskan dia, lahan seluas 18 hektare dari hibah Pemkab Indramayu berlokasi di Blok Ciputat, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi. Di sekitar tanah hibah ini, telah dilakukan pelepasan dan pembayaran tanah seluas 4,9 hektare menggunakan dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp10 miliar.

Di lahan tersebut, diproyeksikan akan dibangung Kampus 2  IAIN Syekh Nurjati. Sumanta mengaku, telah menandatangani surat penerimaan kesiapan hibah dan saat ini tinggal menunggu Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu. Pihaknya sangat mengapresiasi Pemkab Indramayu yang telah mempunyai perhatian yang lebih untuk pemerataan pendidikan. Khususnya di wilayah Indramayu Barat.

Alhamdulillah pihak dari indramayu pro aktif. Yang sudah bersertifikat kan 10 hektare, itu prosesnya akan lebih cepat tinggal balik nama ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Yang 8 hektarenya masih dalam proses pensertifikatan menyusul,” tukasnya.

Dirinya meyakini, dengan adanya kampus di wilayah Indramayu Barat, akan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Indramayu yang masih rendah. Selain itu, diharapkan juga akan meningkatkan sumber daya manusia serta menggairahkan kegiatan ekonomi di wilayah tersebut. (awr)

Berita Terkait