Hibah Stadion Bima Tambah Nilai Aset Kekayaan Pemkot

Kawasan Stadion Bima Kota Cirebon FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON- Pengelolaan Kawasan Stadion Bima (KSB) menunggu Satuan Tugas (Satgas). Satgas memiliki fungsi layaknya lembaga ad hoc untuk mengkaji transisi bentuk pengelolaan yang dianggap paling ideal.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi menuturkan, pembentukan badan pengelolaan Stadion Bima masih dalam pembahasan. “Kami masih fokus di APBD. Setelah APBD, baru kita masuk ke pembahasan Satgas Kawasan bima,” ujarnya kepada Radar Cirebon, Jumat (15/11).

Satgas bertugas melakukan pengkajian. Yakni pengelolaan yang paling ideal dan sesuai regulasi. Kemudian, fungsinya terpenuhi, bisa mengoptimalkan apakah ada wilayah atau zona yang dikerjasamakan. “Mana yang memang fungsi publiknya tetap ada, itukan harus pemda. Mana yang fungsi komersial, mana yang ruang terbuka hijau, ini akan kita kaji,” katanya.

Untuk yang komersial, rencananya akan ditawarkan kepada pihak swasta dengan mekanisme yang telah ditentukan. Seluruh prosesnya, dijalankan oleh Satgas, disamping melakukan kajian dalam bentuk feasibility study. “Itu yang nanti kita akan coba alokasikan di tahun 2020. Sehingga nanti akan ideal untuk pengelolaan Kawasan Bima secara keseluruhan,” katanya.

Dikatakan Agus, pengelolaan Stadion Bima tidak hanya yang belum lama ini diserahkan Kementerian Keuangan kepada Pemerintah Kota Cirebon dengan lahan seluas 16 hektare. Namun masih ada beberapa lahan lain disekitarnya. Seperti Stadion Madya seluas 6 hektare, hingga komplek perkantoran di depannya. “Itu juga kan bisa menjadi sebuah kawasan,” imbuh Agus.

Pemerintah kota juga akan lebih dulu mengembalikan fungsi Kawasan Stadion Bima. Seperti sebagai sarana olahraga, memenuhi ruang terbuka hijau, fungsi komersial, dan semacamnya. Satgas yang tergabung di dalamnya, ada unsur dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah terkait, dan  ketuanya langsung oleh sekretaris daerah (sekda) sebagai pengelola barang.

Tahun depan juga ada persiapan transisi. Apakah KSB akan dikelola badan layanan umum daerah (BLUD) atau bentuk lainnya. Untuk sementara, KSB ada di bawah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pembibitan dan Sarana Olahraga Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP).

Dirjen Kekayaan Negara, Isa Rachmatawarta saat penyerahan hibah Kawasan Stadion Bima mengungkapkan, area Stadion Bima seluas 161.183 meter persegi dengan seluruh aset yang ada di dalamnya menambah kekayaan Pemkot Cirebon. Diperkirakan, jumlah kekayaan meningkat tajam hingga mencapai Rp472.945.874.000. Namun bila dinilai dengan harga pasaran tanah, penambahan aset mencapai Rp800 miliar. (ade)

Berita Terkait