Hendak Menganiaya, Pemuda Asal Sambeng Diciduk Polisi

BORGOL
Ilustrasi.

CIREBON – Jajaran Unit Reskrim Polsek Gunungjati meringkus seorang pemuda berinisial DPB (22) warga Desa Sambeng Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon. Ia ditangkap setelah dilaporkan warga lantaran hendak melakukan penyerangan terhadap seorang pemuda di Desa Grogol Kecamatan Gunungjati.

Kapolsek Gunungjati AKP Maman Suherman melalui Kanit Reskrim Ipda Wawan Hermawan SH mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu pelaku bersama 3 temannya datang ke lokasi kejadian untuk menganiaya korban.

Namun aksi tersebut digagalkan warga yang mengetahui keributan antara para pemuda yang bertikai. “Warga sekitar tahu dan langsung menghalau dengan meneriaki pelaku,” ujar Wawan, Kamis (21/8).

DPB dan kawannya yang merasa terancam lalu kabur untuk menghindari amuk warga. Mereka pergi ke rumah salah seorang temannya di Desa Mertasinga Kecamatan Gunungjati. Namun kedatangan para pemuda yang kerap bikin resah itu, juga tidak dikehendaki warga sekitar.

“Warga ini kan peka, karena mendengar ada keributan di desa lain. Akhirnya warga melaporkan ke kita,” tutur Wawan.

Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan mengamankan para pemuda tersebut. Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan senjata tajam berupa sabit yang disimpan di dalam ransel.

“Dari pengakuan pelaku, sebenarnya dia ini tidak punya masalah dengan korban, dia hanya ikut-ikut dan membawa sajam ini untuk jaga-jaga,” terangnya.

Namun, polisi tidak mempercayai begitu saja. Sebab, membawa senjata tajam tanpa izin apalagi disinyalir untuk menganiaya korban merupakan tindakan yang tidak dibenarkan secara hukum.

“Dan kami menduga dia mempersiapkan. Sehingga daripada ada korban lebih jauh ya kita amankan. Kita proses secara hukum,” tegas Wawan.

Akibat perbuatannya, DPB terancam hukuman 10 tahun penjara sesuai dengan pasal 2 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Ia mendekam di sel tahanan Mapolsek Gunungjatai sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. (day)

Berita Terkait