Hari Pertama Kerja, Wabup Indramayu Dampingi Wagub Jabar

Wabup-Indramayu-berama-Wagub-Jabar-saat-Peringatan-Hari-Pangan-Sedunia-di-Indramayu
PANGAN : Wakil Bupati Indramayu H Taufik Hidayat SH MSi mendampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruhzanul Ulum, saat Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat yang dihelat di Indramayu, Rabu (2/10). FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Ketersediaan pangan di Kabupaten Indramayu, sampai saat ini masih didominasi oleh tiga komoditas unggulan yakni padi, mangga, dan ikan laut. Keberadaan tiga komoditas tersebut cukup berlimpah serta dapat memberikan kontribusi serta memasok stok pangan Jawa Barat bahkan nasional.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Indramayu, Taufik Hidayat, ketika berlangsung kegiaan pembukaan Festival Hari Pangan Sedunia ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat, yang dipusatkan di Lapangan Atletik Sport Center Indramayu, Rabu (2/10).

Taufik menambahkan, selain tiga komoditas unggulan tersebut, potensi pangan lainnya cukup tersedia dan masih membutuhkan perhatian melalui kebijakan pemerintah, kreativitas dan inovasi di bidang pangan untuk peningkatan produksi dan nilai tambah yang dapat memenuhi kebutuhan penduduk.

“Harus ada inovasi dalam permasalahan pangan, untuk meningkatkan nilai jual pangan,” kata Taufik.

Dikatakannya, perwujudan ketahanan pangan, terlebih lagi kedaulatan pangan dalam satu wilayah tidak akan bisa tercapai apabila masyarakat dan pemerintahnya tidak saling mendukung dan bekerjasama.

Selain itu, harus memiliki inovasi yang terus berkembang seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknolgi, gaya hidup, selera, serta persepsi masyarakat.

Taufik menambahkan, situasi ketersediaan pangan di Kabupaten Indramayu telah memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Selain itu, lanjut Taufik, pangan yang tersedia di Kabupaten Indramayu sudah melebihi cukup namun belum beragam.

“Pangan yang telah tersedia dalam jumlah berlebih adalah padi-padian, pangan hewani minyak dan lemak buah atau biji berminyak serta sayur dan buah. Sedangkan pangan yang tersedia dalam jumlah yang belum mencukupi adalah umbi-umbian, kacang-kacangan, dan gula,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, kabupaten/kota di Jawa Barat harus bisa mengolah hasil pangan dan bersinergi  dengan kabupaten/kota lainnya untuk  saling kerja sama.

Uu menambahkan, daerah penghasil bahan baku pangan, harus mampu menjalin dan membangun kerja sama dengan daerah pengolah pangan. Hal ini, agar nilai suatu produk pangan bisa benilai lebih tinggi yang pada akhirnya bisa meningkatkan kesejehteraan masyarakat.

Pada peringatan Hari Pangan Sedunia tersebut, berbagai kegiatan dilaksanakan seperti pameran indoor dan outdoor, makan sehat dan icip-icip pangan lokal Indramayu, lomba cipta menu pangan lokal nonberas nonterigu, lomba stan terbaik, lomba penyajian mangga gedong gincu termanis, terenak dan tereksotis, lomba beras PUPM terbaik, live music performance, gelar seni budaya Indramayu dan Provinsi Jawa Barat, presentasi  teknologi, bazar dan kuliner, gelar produk pangan olahan UKM tingkat Provinsi Jawa Barat, tour, dan  pemecahan rekor MURI. (oet)

Berita Terkait