Hari Ini, KPK Datangi Sekolah di Kabupaten Cirebon, Ada Apa Ya?

Satgas Pendidikan Dasar Menengah dan Pemerintah Daerah Bidang Pencegahan KPK foto bersama dengan Disdik Kabupaten Cirebon terkait rencana penerapan pendidikan antikorupsi.FOTO:IST/RADAR CIREBON

CIREBON-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rencananya akan turun ke sekolah di Kabupaten Cirebon, Kamis (14/11).  Kehadiran lembaga anti rasuah itu untuk meninjau langsung implementasi pendidikan anti korupsi (PAK) di sekolah.

Pasalnya, pemerintah Kabupaten Cirebon sudah menandatangani kesiapan pelaksanaan PAK. Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon sendiri, sudah mempersiapkan tiga sekolah terbaik untuk menjadi sempel. Baik tingkatan SD sampai SMP.

Kepala Satgas Pendidikan Dasar Menengah dan Pemerintah Daerah Bidang Pencegahan KPK, Guntur Kusmeiyano menjelaskan, kehadirannya dalam rangka menindaklanjuti komitmen antara KPK dengan lintas kementerian. Yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama berkaitan dengan pendidikan anti korupsi.

“Tahun 2018 lalu, pimpinan KPK dengan kementerian sudah berkomitmen. Sekarang kita tindaklajuti. Kita monitoring, implementasinya PAK di Cirebon,” ucapnya usai melakukan rapat konsolidasi monitoring dan evaluasi implementasi pendidikan antikorupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Rabu (13/11).

Guntur melanjutkan, Kabupaten Cirebon ini, menjadi kabupaten pertama yang sudah menerbitkan regulasi PAK. Sebelumnya, di Jawa Barat sudah dimulai oleh Kota Bogor. “Kemarin kita ke Kota Bogor, sekarang ke Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Hasil koordinasi, kata Guntur, untuk implementasi PAK  di Kabupaten Cirebon sudah dilaksanakan. Hanya saja, dibutuhkan standarisasi, penyamaan metode dan media pembelajaran. “Mulai besok (hari ini) akan kita tinjau, lihat langsung di sekolah,” imbuhnya.

Saat ini, ungkapnya, baru 80 kabupaten/kota se-Indonesia yang sudah melaksanakan PAK. Untuk di Jawa Barat, Kabupaten Cirebon yang pertama kali, setelah Kota Bogor. Adapun untuk monitoring pelaksanaan PAK, di tahun 2019 ini, dilaksanakan di 10 provinsi. Nantinya, akan dilaksanakan diseluruh Indonesia. “Tapi tahun ini, baru di 10 provinsi dulu. Yakni Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTT, Kalimantan Selatan dan Gorontalo,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon Drs H Asdullah Anwar MM mengaku, berterimakasih karena Kabupaten Cirebon bisa melaksanakan PAK. Terlebih, setelah diketahui sebagai kabupaten yang pertama kali mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pelaksanaan PAK. “Alhamdulillah berkat kerja sama tim kami,” katanya singkat. (imi)

Berita Terkait