Generasi Muda Harus Punya Akhlak, Moralitas dan Integritas

HARAPAN BANGSA: Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menghadiri peresmian Universitas Pelita Bangsa (UPB) di Aula Kampus Pelita Bangsa, Jl Inspeksi Kalimalang, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/9).

BEKASI – Akhlak, moralitas dan integritas adalah kunci kesuksesan selain penguasaan keilmuan yang relevan dengan tuntutan zaman. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhalul Ulum saat memberikan kuliah umum dalam acara peresmian UPB di Aula Kampus Pelita Bangsa, Jl Inspeksi Kalimalang, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/9).

“Setinggi apapun keilmuan kita, kalau tidak ada akhlak, maka tidak ada harganya di tengah masyarakat,” ucapnya.

Uu berpesan kepada para mahasiswa untuk belajar dan memanfaatkan masa kuliah dengan sungguh-sungguh, baik dengan menggali ilmu maupun mencari pengalaman dengan berorganisasi. Hingga belajar berwirausaha selagi muda. Hal itu menjadi bekal bagi mahasiswa sebagai generasi penerus harapan bangsa di tengah dunia yang makin kompetitif.

“Apalagi, posisi UPB yang dikelilingi kawasan industri, wajib ada link and match antara apa yang diajarkan di kampus dan di dunia kerja,” katanya.

Sementara, Sekretaris Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Agus Indarjo menuturkan, dari 173 negara dalam forum ekonomi dunia, tidak ada satu pun negara yang maju tanpa anak bangsanya yang berijazah pendidikan tinggi.

“Semua negara di planet ini, bisa maju salah satunya karena warganya mayoritas berpendidikan tinggi,” tuturnya.

Di Indonesia, lanjut Agus, baru 34,58 persen anak bangsa yang bergabung di perguruan tinggi. Maka, untuk mencapai Indonesia Emas di tahun 2045 atau di 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi harus terus ditingkatkan menuju angka ideal 70-80 persen.

“Maka, harapan (bahwa) negeri ini jadi lima besar negeri raksasa di dunia, bisa tercapai. Kita berharap betul UPB juga akan merangkak pada tataran ranking-ranking (top university) yang lebih atas lagi,” ujar Agus.

Selain itu, Agus berujar, wawasan entrepreneurship juga harus jadi salah satu mata ajaran yang diperkenalkan kepada peserta didik. “Maka mahasiswa harus berkomitmen gigih, belajar keras, belajar rajin,” pungkasnya. (jun)

 

Berita Terkait