FTKP UNU Latih Dosen Susun IAPS 4.0

Bimtek penyusunan instrumen akreditasi program studi versi 4.0 di Kampus UNU Cirebon, Sabtu (28/9).FOTO:ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Fakultas Teknologi Kelautan dan Perikanan (FTKP) Universitas Nadhlatul Ulama (UNU) Cirebon, melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) mengenai penyusunan instrumen akreditasi program studi (IAPS) versi 4.0.

Kegiatan dilakukan di Kampus UNU Cirebon, Jumat hingga Sabtu (27-28/9). Hadir sebagai pemberi materi Prof Dr Ir Johannes Hutabarat MSc. Beliau menyampaikan, sosialisasi dan bimtek akreditasi bertujuan untuk melatih para dosen dalam menyusun dokumen borang akreditasi BAN PT yang baru, dengan menggunakan 9 kriteria seperti yang tersusun dalam IAPS 4.0.

IAPS sebelumnya, yakni IAPS 3.0, berbasis pada 7 standar. Akreditasi IAPS 3.0 sendiri, penilaian didasarkan atas kinerja program studi, input, proses, dan output. Sedangkan IAPS 4.0, didasarkan atas input, proses, output, dan outcome.

Kualitas lulusan program studi dinilai  dari seberapa besar pengaruh lulusan bagi pengguna lulusan sesuai dengan bidang ilmunya. “Hanya 2 dokumen yang perlu diajukan ke BAN PT pada Akreditasi IAPS 4.0. Yakni laporan kinerja program studi (LKPS) dan laporan evaluasi diri (LED),” kata Johannes.

Melalui acara ini, dikatakan Johannes, diharapkan semua peserta pelatihan atau pengelola program studi di lingkungan FTKP UNU, dapat menyusun  dokumen-dokumen akreditasi IAPS 4.0 dengan baik dan sesuai dengan panduan penyusunan dokumen yang akan diajukan ke BAN PT. Sehingga diharapkan, dapat mencapai peringkat.

Acara dihadiri Ketua BPH Agus Sugiarto M Hum, Penasehat Wakil Rektor 4 Drs H Asep Kostajaya,  Penanggung Jawab Dekan FTKP UNU Cirebon Capt Hermantoro, Kaprodi Budidaya Perairan, Kaprodi Ekonomi, Dosen FTKP, Perwakilan Mahasiswa, dan lainnya.

Dekan FTKP UNU Cirebon Capt Hermantoro mengatakan, dengan selesainya bimtek tersebut, UNU akan segera membentuk tim akreditasi IAPS 4.0, dengan target FTKP UNU Cirebon mendapatkan akreditasi unggul. Setiap prodinya diharapkan untuk unggul. Yakni prodi teknik sistim perkapalan, prodi budidaya perikanan, prodi teknik pengolahan hasil perikanan, dan prodi teknik penangkapan ikan. (ade)

Berita Terkait