Final, Seleksi Akademis Balon Kuwu di UMC

FINAL: Rapat seleksi akademis balon kuwu yang lebih dari lima dalam pilwu serentak sudah final. FOTO: SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON

CIREBON – Seleksi bakal calon (bakal) kuwu akan digelar di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC). Penetapan lokasi tersebut, hasil persetujuan para ketua panitia pilwu saat rapat bersama tim fasilitasi pemerintah daerah, kemarin (20/9).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, Suhartono SSos kepada Radar Cirebon, usai rapat dengan panitia pilwu di aula DPMD, kemarin (20/9).

Menurutnya, UMC cukup berpengalaman. Sebab, di tahun 2017 lalu pelaksanaan pilwu serentak berjalan aman dan kondusif. Karena itu, untuk menyetujui UMC sebagai perguruan tinggi yang ditunjuk harus dibuat berita acara persetujuannya.

“Hasil rapat dengan ketua panitia pilwu untuk seleksi akademis balon kuwu yang calonnya lebih dari lima menyetujui UMC sebagai lokasi seleksi,” ujar Hartono.

Dia menjelaskan, yang bakal mengikuti seleksi akademis sebanyak 104 bakal calon kuwu yang tersebar di 14 Desa 11 Kecamatan se-Kabupaten Cirebon. Kini, menjadi 13 desa di 10 kecamatan dan 98 peserta bakal calon kuwu.

“Untuk teknis pelaksanaannya nanti, para ketua sepakat yang akan menghadiri ke UMC adalah para bakal calon, panitia, BPD serta muspika. Tidak ada keterlibatan massa, karena dikhawatirkan akan terjadi gesekan dan dapat menggangu konsentrasi pelaksanaan seleksi akademis,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, untuk pelaksanaan seleksi akademis sesuai jadwal tahapan dalam SK Bupati yaitu tanggal 28 September. Namun, sebelum pelaksanaan seleksi akademis pada H-1 atau tanggal 27 September 2019, perguruan tinggi tersebut diundang sebagai pembicara di depan para bakal calon kuwu.

“Tempatnya di Aula Panca Warna DPMD Kabupaten Cirebon,” kata Hartono didampingi Kabid Pemerintahan Desa, Nanan Abdul Manan. Untuk tahapan pengumuman usai pelaksanaan seleksi akademis, sambung Nanan, tidak ada kata lulus atau tidak lulus.

“Hasil seleksi akademis itu dari UMC diserahkan ke pihak tim fasilitasi Kabupaten Cirebon, dan langsung saat itu juga akan diserahkan kepada panitia tingkat desa, disaksikan muspika dan BPD,” paparnya.

Dia menambahkan, para ketua panitia pilwu pun sepakat juga setelah panitia mendapatkan hasil seleksi akademis, maka akan ditindaklanjuti di tingkat kecamatan bersama muspika dan bakal calon menyepakati kapan akan diumumkan hasil seleksi akademis tersebut.

“Hasil seleksi akademis hanya menyampaikan skoring, bukan rangking. Karena penetapan bakal calon menjadi calon di 30 September,” pungkasnya. (sam)

Berita Terkait