Fakta Baru: Kursi Penuh, Amsor Lesehan Dekat Sopir

KAPOLRES-MAJALENGKA-PERIKSA-BUS
PENYELIDIKAN: Kapolres Majalengka AKBP Mariyono didampingi Kasatlantas AKP Atik Suswanti mengecekbagian dalam bus yang rusak setelah kecelakaan. Pemeriksaan dilakukan di Pos PJR Kertajati, Rabu (19/6). FOTO: ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Fakta-fakta baru terkait kecelakaan maut di Tol Cipali KM 150+900 Majalengka kembali diungkap polisi. Salah satunya adalah posisi duduk Amsor (29), pria yang dijadikan tersangka utama dalam kecelakaan yang menewaskan 12 orang itu.

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono mengatakan hasil pemeriksaan sejumlah saksi didapati data baru bahwa Amsor duduk lesehan di dalam bus. Posisinya di depan, antara sopir dan kernet. Warga Watubelah, Cirebon, itu duduk di bagian tengah.

Baca:

Kasus Laka Tol Cipali Ditangani Reskrim, Amsor Dijerat Pasal Pembunuhan

Innalillahi, 12 Orang Tewas Akibat Tabrakan Beruntun di Tol Cipali

PO Safari Dharma Raya Bantah Busnya Terlibat Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Klarifikasinya…

Kamis, Tim Pisikologi Polda Jabar Periksa Tersangka Amsor

“Kondisi kursi bus saat itu penuh. Karena tak dapat kursi, Amsor diperbolehkan duduk di bagian depan. Tepatnya di tengah dengan beralaskan tikar. Di samping sopir dan kernet. Nah, setibanya di KM 150 tersangka merasa akan dibunuh. Di situlah ia merebut kendali sopir hingga berujung kecelakaan,” jelas kapolres didampingi Kasat Lantas AKP Atik Suswanti SH yang dijumpai saat kembali melakukan pemeriksaan terhadap bangkai kendaraan di Pos PJR Kertajati, Rabu (19/6).

Baca juga:

Dengar Mau Dibunuh, Tersangka Lalu Menyerang Sopir dari Belakang

Keluarga Akui Amsor Memang Mau Dibunuh

Hari Ini, KNKT Bakal Periksa Amsor untuk Mencari Tahu Mengapa Menyerang Sopir

Amsor Penyebab Kecelakaan Maut Tol Cipali Diisolasi di Rumah Sakit, Dijaga Polisi Bersenjata Lengkap

Masih kata kapolres, pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti. Selain kendaraan, barang bukti lainnya adalah SIM, STNK, dan buku KIR. Sementara untuk barang bukti penting lainnya seperti handphone yang digunakan sopir untuk menelepon, hingga kemarin belum ditemukan. (bae)

Berita Terkait