Facebook Hapus Ratusan Akun Gerakan Papua Merdeka

facebookk
SELEKTIF: Pihak Facebook Inc menghapus lebih dari 100 akun palsu di Facebook dan Instagram yang berbahasa Inggris dan Indonesia. Akun-akun itu berisi konten yang mengkritik atau mendukung gerakan Papua Merdeka. Foto: AP 

JAKARTA – Facebook Inc menghapus ratusan laman, grup dan akun di Facebook dan Instagram. Karena akun-akun tersebut memunculkan perilaku tidak otentik yang terkoordinasi di Indonesia.

Di Indonesia, perusahaan teknologi raksasa itu menghapus lebih dari 100 akun palsu di Facebook dan Instagram yang berbahasa Inggris dan Indonesia. Akun-akun itu berisi konten yang mengkritik atau mendukung gerakan Papua Merdeka.

“Ini jaringan halaman yang tampilannya di rancangan seperti organisasi advokasi atau media setempat,” kata Kepala Ancaman Gangguan Global Facebook David Agranovich, Jumat (4/10).

Agranovich mengatakan, ia dan timnya terus memantau berkembangan di Indonesia sehubungan dengan meningkatnya ketegangan yang terjadi di wilayah Papua.

“Setelah kami telusuri akun-akun palsu yang menyerbarluaskan konten, membeli iklan dan membuat pengguna pindah ke situs perusahaan media di Indonesia yang bernama InsightID,” ungkapnya.

Sejak bulan September, para peneliti independen sudah memperingatkan, tumbuhnya akun-akun palsu baik di Facebook maupun Twitter. Beberapa akun palsu itu berisi konten-konten pro-pemerintah.

Agranovich juga mengatakan, Facebook juga menghapus akun-akun di dua jaringan yang tak memiliki hubungan di Timur Tengah dan Afrika.

Menurut Facebook, salah satunya bermarkas di Mesir tapi akun-akun itu mendukung Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Mesir serta mengkritik Qatar, Iran, Turki dan gerakan separatis Yaman.

“Operasi penggunaan akun palsu di berbagai negara ini menyamar sebagai media setempat dan memperkuat unggahan mereka,” Agranovich. (der/fin)

Berita Terkait